BPOM Sosialisasi KIE Pangan dan Obat-obatan Hadirkan Aliyah Mustika Ilham

  • Whatsapp
BPOM Sosialisasi KIE Pangan dan Obat-obatan Hadirkan Aliyah Mustika Ilham

TAKALAR, UPEKS.co.id — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Selatan (Sulsel) gelar sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang obat-obatan, pangan, dan kosmetik, memaparkan bahaya penggunaan antibiotik berlebih.

Sosialisasi yang di gelar di Desa Lassang Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, memaparkan bahaya penggunaan antibiotik berlebih.

Bacaan Lainnya

Kepala BPOM Makassar, Dra Hardaningsih, Apt, MHSM mengingatkan bahaya penggunaan obat-obatan secara berlebih ataupun jika tidak sesuai aturan, salah satunya penggunaan antibiotik.

“Penggunaan antibiotik harus sesuai dengan aturan minum, serta tidak berlebih, karena penggunaan antibiotik secara tidak tepat. Misalnya tidak menghabiskan antibiotik, juga bisa menimbulkan dampak yang berbahaya, yaitu terjadinya resistensi antibiotik. Ini artinya, kuman menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut, sehingga infeksi akan semakin sulit diobati,” ujarnya, Sabtu (26/6/2021).

Sosialisasi ini bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI, menghadirkan Aliyah Mustika Ilham.

Dalam sosialisasi kali ini, Aliyah Mustika Ilham juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur iklan-iklan akan kosmetik maupun obat-obatan yang banyak di perjual belikan secara online.

“Tetap perhatikan KLIK, kemasan, label, izin edar, serta kedaluwarsa. Selain itu, pastikan juga produk yang dikonsumsi telah mengantongi nomor registrasi dari BPOM,” tuturnya.

Kehadiran Aliyah Mustika Ilham disambut hangat oleh masyarakat sekitar, serta pejabat pemerintahan setempat. Kehadiran beliau dihibur dengan tarian dan musik gambus dari sanggar Botoa Lassang, Takalar. (ris)

Pos terkait