Mulai 8 Mei 2021, Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1,2, dan 3 Resmi Terapkan Tarif Baru

  • Whatsapp
Mulai 8 Mei 2021, Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1,2, dan 3 Resmi Terapkan Tarif Baru

 

Makassar, Upeks.co.id–Jalan Tol Layang A.P. Pettarani (Tol Ujung Pandang Seksi 3) Makassar telah beroperasi sejak 19 Maret 2021. Dengan beroperasinya ikon baru Kots Makassar tersebut, PT Makassar Metro Network (MMN) secara resmi akan melakukan penerapan tarif baru pada Sabtu, 8 Mel 2021 pukul 00.00 WITA berdasarkan Surat Keputusan Mentari Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 552/KPTS/M/2021 tentang penetapan golongan Jenis kendaraan bermotor dan besaran tanf tot Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1,2 dan 3.

Bacaan Lainnya

Anwar Toha selaku Direktur Utama PT Makassar Metro Network (MMN) manjelaskan bahwa “Setelah diresmikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 18 Maret 2021 dan dioperasikan secara fungsional pada 19 Maret 2021, akan ada penerapan tarif baru untuk Ruas Jalan Tol Ujung Pandang Seksi1,2 dan 3 mulai 8 Mel 2021 sesual dengan Surat Keputusan Menteri PUPR. Penerapan tarif baru Ini dilakukan untuk memastikan Iklim Investasi jalan tol yang kondusif, serta mendukung berbagai kegiatan operasional dan pemeliharaan serta perawatan jalan

dalam rangka his Pelay (sPm)”.

Keputusan terkait penerapan tarif baru Ini didasari oleh beroperasinya Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 Jalan Tol Layang A.P. Pettarani) sebagai penambahan Ruas Jalan Tol MMN dari sebelumnya 6,05 KM menjadi 10,08 Km. Penerapan tarif baru Ini juga dimaksudkan sebagai bentuk pengembalian Investasi serta meningkatkan kualitas fasilitas, dan layanan di tiap ruas tol. Penerapan tarif baru ini akan berlaku untuk kendaraan golongan 1 sampai S di enam (6) gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Cambaya, Ramp Parangloe, Parangloe, Kalukubodoa, Ramp Tailo Timur dan Ramp Tailo Barat. Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1, 2, 3 dan 4 dioperasikan dengan sistem terbuka, kecuali untuk Gerbang Tallo Barat yang mengakses ke jalan Samping Jalan Tol Seksi 4. Dimana, semua pengguna jalan Tol

dengan go longan kendi yang sama akan membayar tarif yang sama.

Saat penerapan tarif baru, Manajemen Perusahaan juga akan memberikan tarif khusus terbatas bagi angkutan kota (angkot) yang rutenya melewati Jalan Samping Tol dan Gerbang Tol Tallo Timur. Tarif khusus terbatas ini merupakan insentif yang diberikan berupa perbedaan besaran nilai tarif yang akan dibayarkan pengemudi kendaraan angkot. Penerapan tarif yang diberikan untuk pengemudi
7 nan

Marga tama Nu artara PT Makassar Metro Network

angkot yakni dari Rp4.000 hanya berubah menjadi Rp5.000. Tarif khusus terbatas akan diberikan selama 1 tahun sejak pemberlakuan ini diterapkan yang nantinya akan dievaluasi lebih lanjut. Sampai dengan April 2021, tercatat jumlah volume kendaraan yang melintasi Jalan Tol Ujung

Pandang Seksir1,2 dan 3 saat ini rata-rata 45.144 kendaraan/hari.

Tol Layang A.P. Pettarani merupakan perpanjangan dari Jalan Tol Seksi 1 dan 2. Sehingga, tidak ada penambahan gerbang tol baru. Transaksi pembayaran tol akan tetap dilakukan di gerbang tol eksisting yakni Gerbang Tol Cambaya, Ramp Parangloe, Parangloe, Kalukubodoa, Ramp Tallo Timur dan Ramp Ta!lo Barat. Pembangunan Jalan Tol Layang A.P. Pettarani, Makassar merupakan salah satu bentuk kontribusi dan peran serta pihak swasta dalam mendukung dalam pembangunan infrastruktur nasional. Tol layang ini diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilisasi, mempersingkat jarak tempuh, terutama dalam hal pendistribusian barang dan logistik, sebagai salah satu solusi dalam mengurai kemacetan, sekaligus akan mengoptimalkan fungsi jalan to! di Kota Makassar yang menghubungkan simpul ekonomi, bandar udara, Pelabuhan, Kawasan industri dan perkantoran. Melalui tarif tol yang dibayarkan setiap pengguna jalan, secara tidak langsung masyarakat juga ikut memberikan kontribusinya dalam membangun dan memajukan infrastruktur

daerah serta menciptakan konektivitas untuk pertumbuhan kawasan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menatapkan tarif tol, berdasarkan rekomendasi Badan Pengatur Jalan Toi (BPJT). Hal ini telah diatur dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) antara Pemerintah dengan Investor. Diharapkan dengan adanya kepastian dalam investasi di bidang jalan tol ini dapat menarik minat investor dalam negeri maupun investor asing. Seperti yang diketahui, jalan tol mempunyai fungsi untuk memperiancar lalu lintas di daerah yang telah berkembang. Jalan tol juga dapat meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas pendistribusian

distribusi barang dan jasa guna menunjang pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Adapun besaran tarif Tol Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1,2,3 per-Sabtu, 8 Mei 2021, pukul 00.09 WITA adalah sebagai berikut:

Gerbang Tarif Lama Golongan Tarif Baru Golongan 1 w IV v U TT v Cambaya —w 4000 5.500 5.500 9.000 9.000 10.000 14.000 14.000 19.000 19.000 RampParangloe 9.000 14.000 14000 21.500 21.500 15.000 22.500 22.500 31.500 31.500 Parangioe “ $ 4000 5.500 5.500 9.000 9.000 10.000 14.000 14.000 19.000 19.000 Kaluku Bodoa ‘# 4.000 5.500 5.500 9.000 9.000 10.000 14.000 14.000 19.000 19.000.(rls)