BNNP Ungkap Home Industri Ganja Sintetis

  • Whatsapp
BNNP Ungkap Home Industri Ganja Sintetis

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, mengungkap home industri Clandestine ganja sintetis di Jl Adonia Perm Komplek Raflesia Tanjung Bunga, Makassar, Senin (24/5/21) kemarin.

Dua pelaku yang diamankan. Masing-masing berinisial FR dan ADT. Barang bukti yang diamankan lima plastik saset warna gold berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 25 gram.

Bacaan Lainnya

Kemudian, tiga plastik saset warna hitam berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 25 gram, satu kantong plastik hitam berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 1025 gram dan 23 plastik saset bening berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 815 grm.

Menurut Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya, pengungkapan itu berawal dari informasi masyarakat melalui bahwa akan ada transaksi Narkotika Golongan I jenis sintetis di Jl Gunung Batu Putih.

Atas informasi tersebut, Tim Gabungan BNNP Sulsel, Kanwil DJBC Sulbagsel menindaklanjukti dengan melakukan pemantauan kendaraan yang berada dilokasi tersebut.

Kemudian kata Ghiri, terpantau kendaraan kegiatan anak muda berkumpul sambil minum miras. Tim memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dan ditemuka narkotika jenis sintetis di atas meja.

“Petugas melakukan introgasi kepada para pemuda tersebut dan ditemukan lima plastik saset warna gold berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 25 gram, tiga plastik saset warna hitam berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 25 grm didalam tas milik FR, ” kata Ghiri, Jumat (28/5/21).

Setelah itu, tim gabungan melakukan pengembangan kerumah kontrakan lelaki FR di Perumahan Komplek Raflesia Tanjung Bunga dan tim menemukan barang bukti narkotika saru kantong plastik hitam berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 1025 gram.

“Ditemukan pula 23 plastick saset bening berisikan bahan daun narkotika jenis sintetis dengan berat brutto 815 gram, ” ucap Ghiri saat merilisi pengungkapan kasus itu di Kantor BNNP Sulsel, Jumat (28/5/21).

Berdasarkan hasil introgasi terhadap tersangka lanjut Ghiri, proses pembuatan narkotika tembakau sintetis yang ditemukan di lokas, langkah pertama tembakau di hamburkan diatas kantong sampah, alkohol 96% di tuang didalam gelas ukur kaca dicampur vibit narkotika sintetis.

Kemudian dicampur aseton. Setelah itu diaduk dan hasil campuran tersebut di tuang ke dalam semprotan dan di semprotkan ke tembakau yang sudah dihamburkan diawal.

“Selanjutnya ditunggu sampai kering ,dan setelah kering, tembakau siap di edarkan. Pelaku diduga melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Pasal (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ” lanjutnya.(Jay)