Ditlantas Polda Sulsel Sosialisasi Larangan Mudik

  • Whatsapp
Ditlantas Polda Sulsel Sosialisasi Larangan Mudik

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, gelar sosialisasi larangan mudik dirangkaikan pembagian takjil dan pembagian masker di bawah jembatan Fly Over, Makassar, Selasa (20/4/21).

Kegiatan itu dipimpin langsung Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe didampingi Wadirlantas, Kasubdit Regident AKBP Muh Yusuf, Kasi BPKB Kompol Irwan, Kasat PJR Kompol Masaluddin dan beberapa PJU Ditlantas Polda Sulsel.

Bacaan Lainnya

Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan kepolisian yaitu rangkaian Operasi Keselamatan. Operasi Keselamatan ini digelar dari tanggal 12 hingga 25 April mendatang dan hari ini masuk ke hari sembilan.

“Adapun tujuan Operasi Keselamatan ini adalah cipta kondisi menjelang hari lebaran, ” kata Kombes Pol Frans Sentoe didampingi Kasubdit Regident AKBP Muh Yusuf dan Kasi BPKB Kompol Irwan.

Dimana terang Frans Sentoe, agenda rutin kegiatan kepolisian juga akan menggelar Operasi Ketupat untuk terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif jelang Ramadan.

“Kebetulan saat ini masih situasi Pandemi Covid, sasara Operasi Keselamatan yaitu Kamseltibcar Lantas, menekan penyebaran Covid-19, sosialiasi atau imbauan kepada masyarakat terkait dengan larangan mudik atau tidak melaksanakan mudik pada saat lebaran. Itu target dari operasi keselamatan, ” terangnya.

Imbauan dan keselamatan ini lanjut Frans, dilaksanakan sekarang secara masif penyampaiannya. Baik itu dengan pola preemtif, preventif dan humanis. Termasuk juga edukasi pengemudi agar tertib berlalu lintas.

Terkait larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei mendatang, akan dibangun pos-pos penyekatan sesuai instruksi dari Kementerian Perhubungan RI dan ada wilayah aglomerasi atau wilayah perkotaan.

“Wilayah perkotaan yang ditentukan di Sulsel yaitu Makassar, Gowa, Maros dan Takalar. Di empat wilayah nanti ini batas keluarnya akan dibangun pos penyekatan, ” lanjut Frans.

Disamping itu, ada juga dibeberapa Kabupaten akan dibentuk pos-pos penyekatan untuk antisipasi mudik antar provinsi, demikian pula antar kabupaten.

“Jadi memang kita akan inventarisir dengan tentukan titik-titiknya pada pelaksanaannya nanti, dan saat ini tengah mempersiapkan pos pengamanan dan penyekatan yang melibatkan TNI dan Polri serta instansi terkait termasuk tenaga kesehatan, ” tutupnya.(Jay)

Pos terkait