Wabup Enrekang Positif, Setelah Periksa Rapid Tes Antigen

  • Whatsapp
Wabup Enrekang Positif, Setelah Periksa Rapid Tes Antigen

ENREKANG, UPEKS.co.id — Wakil Bupati Enrekang, Asman menyatakan dirinnya poaitif setelah melakukan pemeriksaan tes Rapid Antigen (Swab Antigen) Covid-19. Pemeriksaan Rapid tes antigen dilakukan orang nomor dua di Enrekang ini lantaran beberapa jati belakangan Asman merasa kurang enak badan.

Hal itu diakui Asman saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telephone, Rabu (6/1/2021). Selain itu Asman juga menggunggah fotonya di laman cerita fbnya saat petugas kesehatan melakukan pemeriksaan Rapid Tes Antigen.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Ia dan istrinya, Hatijah Amin telah melakukan tes Rapid Antigen Swab Covid-19 kemarin, Selasa (5/1/2021) di kediamannya dengan hasil yang positif.

“Iya saya bersama istri dinyatakan positif tes Rapid Antigen Covid-19 dan saat ini kami sedang isolasi mandiri (Isman),” kata Asman.

Ia menjelaskan, dirinya sudah 12 hari lakukan isolasi mandiri di rumahnya sejak mulai ada gejala-gejala flu yang mengarah pada Covid-19.

“Jadi saya sudah 12 hari Isolasi mandiri di Rujab. Jadi begitu ada gejala pekan lalu saya sudah isolasi mandiri di rumah. Begitu 10 hari gejalanya tidak berhenti, saya putuskan untuk lakukan tes rapid antigen swab Covid-19 kemarin dan hasilnya positif,” ujarnya.

Asman menjelaskan, awalnya dirinya mengalami batuk, demam, flu dan sakit kepala serta badannya terasa ngilu.

“Tapi Alhamdulillah, sekarang tinggal batuk dan masih agak pusing, mohon doanya,” tuturnya.

Untuk itu Wabup mengimbau orang-orang yang pernah interaksi dengannya agar bisa memeriksakan diri ke unit kesehatan terdekat apalagi jika sudah merasa ada gejala.

Tak lupa, Ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan setiap saat.

“Masyarakat harus percaya bahwa Covid-19 memang ada karena saya pun sudah rasakan sendiri, jadi tetap patuhi protokol kesehatan karena siapapun bisa terpapar,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Sutrisno mengatakan pihaknya belum memasukkan Wabup dalam daftar kasus positif Covid-19 di Enrekang.

Hal itu karena hasil tes yang reaktif baru merupakan tes rapid antigen, bukan hasil tes swab PCR.

“Jadi kita belum bisa masukkan beliau ke data, karena itu baru Rapid Antigen yang reaktif dan itu belum bisa kami jadikan penegakan diagnosa. Nanti kalau hasil swabnya keluar baru kita masukkan ke data kasus,” jelas Sutrinso.

Rapid Antigen Swab test berarti pemeriksaan apus hidung untuk mencari bagian-bagian dari tubuh atau lebih spesifik protein  kuman/virus.

Rapid Antigen akan Positif bila tertangkap materi tubuh dari virus corona manapun dan tidak bersifat spesifik untuk Covid-19.

Tingkat akurasi dari rapid antigent swab test tersebut menurut WHO sendiri mencapai 95 persen. (Sry)

Pos terkait