Makassar, Upeks–Hotel Claro punya survival instinct selama Pandemi Covid-19. Di saat tingkat hunian hotel secara nasional anjlok, Hotel Claro malah mencatatkan okupansi yang cukup besar, yakni capai 60%.
Menurut Marcom Manager Claro Makassar, Ricwan Wahyudi, Selasa (19/1/2021), pada awal pandemi pihaknya memang sempat mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan.
“Pada masa-masa awal pandemi itu terasa sekali, hanya sekitar 30 kamar saja yang terisi dari total 585 kamar yang kami miliki,” ujarnya.
Apalagi selama ini Hotel Claro memang mengandalkan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Semwntara selama pandemi MICE nyaris tidak ada digelar.
Namun Hotel Claro Makassar tak patah semangat. Upaya mendongkrak okupansi dengan melakukan promo semakin gencar dilakukan.
Bahkan manajemen Claro berburu pengunjung hingga ke luar provinsi. Salah satunya berburu pengunjung ke Jakarta.
“Kami berburu hingga Jakarta. Cari meeting-meeting kecil untuk 4-5 orang,” ungkap Yudi.
Kerja keras manajemen Claro berbuah hasil positif. Claro berhasil menggaet pengunjung yang transit di Kota Makassar. Sekira 300 kamar pun terisi setiap kamar dalam rentang enam bulan.
Okupansi berhasil dicapai sebesar 60 persen selama 2020. Persentase hunian kamar tersebut dinilai cukup tinggi selama pandemi.
Selain itu, Claro menggencarkan promosi-promosi outlet yang dimiliki. Promosi digital yang diterapkan pada outlate Sunachi menunjukkan hasil positif.
Lalu, Claro juga berhasil menyakinkan mitranya pada sektor pendidikan untuk menggelar wisuda secara offline.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi menyetujui pelaksanaan wisuda di Claro karena menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Kami berhasil menyakinkan Kopertis (LLDikti, red) untuk menggelar wisuda. Claro mungkin menjadi yang pertama di Indonesia Timur yang menghelat wisuda,” katanya.
Wisuda bisa dilaksanakan dengan catatan pihak penyelenggara bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan Claro. Salah satu syaratnya, wisudawan/wisudawati hanya boleh datang dengan kedua orang tuanya.
Dia menambahkan, Claro pun memiliki tim Satgas Covid 19 internal. Personel tersebut yang akan mengawasi penerapan protokel kesehatan secara ketat. (a)




