ANEKA

PLN Salurkan Bantuan Lebih Rp 500 Juta Buat Korban Gempa di Sulbar

MAMUJU.UPEKS.co.id—Tidak hanya fokus memulihkan kelistrikan, PLN juga menyalurkan bantuan bagi korban  terdampak gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Sebagai koordinator Tanggap Bencana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Provinsi Sulawesi Barat, PLN  membuka tiga posko bantuan guna membantu korban terdampak gempa, antara lain di Rumah BUMN Majene,  Kantor Pelayanan PLN Onang Majene dan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju.

Hingga Minggu (17/01), PLN melalui Program PLN Peduli dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN telah menyalurkan  bantuan dalam bentuk bahan pangan, tenda dan terpal, pakaian, selimut, obat-obatan dengan total nilai lebih dari  Rp 500 juta bagi korban gempa.

“Dalam kondisi seperti ini, BUMN khususnya PLN tentu ingin hadir di tengah-tengah masyarakat. Fokus utama  kami di tahap awal ini yaitu bahan pangan, tenda dan terpal untuk pengungsian sementara, juga obat-obatan,”  tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW  Sulselrabar) Awaluddin Hafid.

Bantuan yang ada disalurkan melalui beberapa posko pengungsian di Mamuju dan Majene, antara lain Posko  Pengungsian Kayuangin Malunda, SPN Makkatta dan Tappalang.

Sinar, salah satu penerima bantuan yang tinggal di Lorong Pelangi, Mamuju menyampaikan syukurnya atas  bantuan yang diberikan oleh BUMN.

“Saya sangat berterima kasih kepada BUMN, khususnya PLN, bantuan ini sangat membantu di tengah kondisi  seperti saat ini,” ujar Sinar.

Hosting Unlimited Indonesia

Hafid menambahkan, selain bantuan, YBM PLN juga menerjunkan tenaga medis yaitu dua dokter dan tiga perawat dengan dua mobil ambulance. Tenaga medis ini melakukan pengobatan di Posko PLN dan posko-posko  pengungsian.

“Pasca gempa tentu kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan bertambah, apalagi dengan sementara tidur  di pengungsian, ini sedikit banyak tentu memiliki pengaruh terhadap kesehatan. Jadi kami, kirimkan dokter ke  lokasi,” ucap Hafid.

YBM PLN merupakan lembaga pengelola zakat yang menghimpun dana zakat, infaq dan sedekah dari pegawai  PLN.

Selain menjadi posko bantuan, dua posko yang berlokasi di Rumah BUMN Majene dan PLN UP3 Mamuju  berfungsi sebagai dapur umum. Makanan dari dapur umum tersebut dikirimkan ke beberapa pengungsian dan  untuk mendukung kebutuhan konsumsi petugas pemulihan kelistrikan.

Tambah 38 Gardu, 76 Persen Gardu Telah Menyala

Upaya pemulihan listrik terdampak bencana pasca gempa susulan dengan magnitudo 6,2 skala richter (SR) yang  mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/01) dinihari terus dilakukan. Sejak  Minggu (17/1) pagi hingga sore, PLN kembali berhasil menyalakan tambahan 38 gardu, sehingga total gardu  terdampak yang telah menyala sebanyak 666 gardu atau 76 persen dari total 872 gardu terdampak. Kini sekitar  68.713 ribu pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

PLN masih terus berupaya memulihkan kelistrikan terdampak gempa antara lain di Tapalang Barat, Simkep,  Ulumanda, serta sebagian Tapalang, Malunda dan Mamuju. (rls).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top