Telkomsel Konsisten Terdepan, Perusahaan Telekomunikasi Digital dengan Optimalisasi Tambahan Frekuensi 2,3 GHz

  • Whatsapp
Telkomsel Konsisten Terdepan, Perusahaan Telekomunikasi Digital dengan Optimalisasi Tambahan Frekuensi 2,3 GHz

Telkomsel Konsisten Terdepan, Perusahaan Telekomunikasi Digital dengan Optimalisasi Tambahan Frekuensi 2,3 GHzJAKARTA.UPEKS.co.id—Sesuai pengumuman resmi pemerintah melalui Kemkominfo) RI mengenai penentuan
Telkomsel sebagai salah satu peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang
2360–2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler, Telkomsel menyambut baik  keputusan tersebut.

Telkomsel juga telah memilih alokasi blok C Pita Frekuensi Radio pada rentang 2380 – 2390 MHz. Telkomsel yang  kini telah menegaskan diri sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan berkomitmen untuk  memaksimalkan penggunaan spektrum tambahan yang telah diamanatkan pemerintah untuk mendorong  penyediaan akses broadband berteknokogi terdepan dengan kualitas prima dan cakupan merata hingga pelosok
negeri.

Bacaan Lainnya

Sekaligus akan melanjutkan roadmap pengembangan teknologi telekomunikasi terbaru yang nantinya akan  diterapkan di Indonesia, seperti 5G.

Investasi yang dilakukan Telkomsel dalam memperoleh tambahan spektrum frekuensi ini menunjukkan keseriusan  korporasi untuk selalu menjadi yang terdepan dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk  menikmati layanan broadband berteknologi terkini secara nyaman dan merata, terutama dalam memperkuat  ekosistem digital yang inklusif dan berkesinambungan.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, “Kami bersyukur dan berterima kasih untuk kembali  mendapatkan kepercayaan dari pemerintah melalui penetapan peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3  GHz yang belum lama ini digelar oleh Kemkominfo RI.

Langkah korporasi melalui investasi pita frekuensi ini dilakukan dengan telah mempertimbangan berbagai aspek,  seperti strategi pengembangan investasi dan bisnis yang matang, dengan dukungan finansial yang kuat, seiring  dengan roadmap transformasi Telkomsel yang kini telah menjadi perusahaan telekomunikasi digital.

“Tambahan spektrum akan dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan layanan broadband terkini 4G LTE  dengan memaksimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband bagi pelanggan hingga pelosok Indonesia,  serta melanjutkan pengembangan implementasi teknologi jaringan terbaru 5G yang segera akan diterapkan di  Indonesia,” ujar Setyanto.

Pihaknya berharap pencapaian ini juga akan mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia, termasuk  industri kreatif digital, e-commerce, dan mendorong transformasi digital segmen usaha mikro, kecil, dan menengah  (UMKM).

Selanjutnya, tahap awal Telkomsel akan melanjutkan pembangunan BTS 4G LTE dengan memaksimalkan  frekuensi 2,3 GHz yang tersedia, terutama di wilayah yang memiliki trafik penggunaan layanan broadband yang  cukup tinggi.

Dengan demikian, Telkomsel dapat memungkinkan masyarakat untuk menikmati kecepatan akses maksimal  mobile broadband yang lebih tinggi dan lebih berkualitas, dengan kapasitas jaringan yang dapat memenuhi  kebutuhan aktivitas digital masyarakat. Adapun wilayah alokasi blok C yang dipilih Telkomsel untuk 2,3 GHz sesuai  penetapan Kemkominfo dapat diunduh di sini.

Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz sebesar 10 MHz akan segera dapat mulai digunakan setelah dilakukan  proses refarming dan keluarnya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kemkominfo RI pada awal tahun 2021 agar  alokasi pita yang dimiliki menjadi contiguous dan dapat dioptimalkan untuk penyelenggaraan jaringan broadband.

Telkomsel juga berkomitmen untuk memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh Kemkominfo RI kepada para  peserta lolos seleksi alokasi tambahan frekuensi 2,3 GHz.

Kewajiban tersebut meliputi penyelenggaraan showcase jaringan 5G, pembangunan infrastruktur 4G/5G di lokasi  prioritas seperti destinasi wisata super prioritas (Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur),  serta pembangunan infrastruktur 4G/5G di sekurang-kurangnya di 25% kota/kabupaten wilayah Indonesia yang  telah tersambung dengan fiber optic dengan memaksimalkan alokasi pita frekuensi radio yang diperoleh dalam
proses seleksi tersebut.

“Telkomsel memahami saat ini ketersediaan spektrum frekuensi di Indonesia masih sangat terbatas, sementara  perbandingan antara pertumbuhan jumlah pengguna layanan broadband dengan alokasi spektrum frekuensi yang  dimiliki Telkomsel harus terus sejalan perkembangannya,” kata Setyanto.

Dengan pertimbangan tersebut, dan untuk mengakomodasi pertumbuhan tersebut dengan perkembangan  populasi dalam ekosistem gaya hidup digital yang sangat besar di Indonesia, nilai tambahan spektrum ini menjadi  sangat tinggi dan signifikan dalam memperkuat tiga pilar digital Telkomsel untuk terus menjadi penyedia Digital  Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services terpercaya di Indonesia, ujarnya.

Hingga November tahun ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 233.000 unit BTS, dengan ketersediaan lebih  dari 105.000 BTS 4G, yang menjangkau 95% wilayah populasi di seluruh pelosok negeri.

Sepanjang 2020 ini, Telkomsel juga sudah memfokuskan pembangunan lebih dari 25.000 jaringan yang  dikhususkan untuk penyediaan jaringan broadband 4G LTE. Pada akhir 2019, Telkomsel juga telah melakukan uji  coba jaringan terbaru 5G di Batam untuk sektor industri, setelah sebelumnya sukses menggelar uji coba dan  showcase pemanfaatan jaringan 5G di perhelatan Asian Games 2018.

Dengan diumumkannya Telkomsel sebagai peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada  Rentang 2360–2390 MHz tersebut, komposisi alokasi lisensi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi sebagai  berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHZ, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8  GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan lebar pita 15 MHz.

“Penambahan spektrum frekuensi ini akan menjadi penguat bagi landasan pengembangan bisnis digital yang terus  dibangun oleh Telkomsel, yang hingga kuartal tiga 2020 ini telah tumbuh lebih dari 10% dibanding periode yang  sama tahun sebelumnya,” tuturnya.

Sebagai upaya untuk terus menghadirkan kenyamanan pengalaman aktivitas digital masyarakat, Telkomsel juga  memiliki aspirasi kuat menjadi pintu gerbang solusi digital bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia, yang salah  satunya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur jaringan berteknologi terdepan seperti 4G LTE di seluruh  pembangunan BTS baru sepanjang tahun ini, dan 5G di masa mendatang,pungkas Setyanto. (rls).

Pos terkait