BPBAP Takalar Bersama Anggota Komisi IV DPR RI Menyerahkan Bantuan Paket Bioflok Ikan Nila di Kab. Bantaeng

BPBAP Takalar Bersama Anggota Komisi IV DPR RI Menyerahkan Bantuan Paket Bioflok Ikan Nila di Kab. Bantaeng

Makassar, Upeks.co.id–Di tengah Pandemi Covid 19, Balai Perikanan Budidaya Air Payau ( BPBAP ) Takalar yang merupakan Unit Pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, kementerian kelautan dan Perikanan tetap bergerak menyalurkan bantuan kepada Pembudidaya dalam rangka peningkatan kesejahteraan.

Tahun 2020 ini BPBAP Takalar mendapatkan tugas untuk melaksanakan kegiatan program Prioritas dalam wujud pemberian Bantuan sarana dan Prasarana Budidaya ikan nila sistem Bioflok di Propinsi Sulawesi Selatan sebanyak 7 Paket yang menyebar di beberapa Kabupaten diantaranya Kabupaten Takalar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros dan Kabupaten Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Pada Hari ini, Selasa ( 22/12) secara simbolis telah dilakukan penyerahan bantuan sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Nila sistem bioflok kepada 2 penerima Bantuan di Kab. Bantaeng. Kegiatan penyerahan ini dihadiri oleh Anggota komisi IV DPR RI, Bapak Dr. H. Azikin Solthan, M.Si , Bupati Kab. Bantaeng Yang diwakili Oleh Kadis Perikanan Kab. Bantaeng dan Perwakilan dari BPBAP Takalar.

Bapak Dr.H. Azikin Solthan, M.Si dalam Sambutannya disela sela serah terima Bantuan dan temu lapang secara singkat menitikberatkan pada pemanfaatan Fasilitas bantuan bioflok sebagai sarana budidaya yg menguntungkan dan mampu meningkatkan taraf hidup penerima / pembudidaya serta mengangkat nama Kab.Bantaeng sebagai tempat percontohan bioflok. Dan dikemudian hari berkembang pesat budidaya ikan sistem bioflok yg baru di Bantaeng.

 

Rencana ke depan, satu bulan ke depan beliau akan datang kembali ke lokasi melihat progressnya dan berharap sudah ada yang bisa dilihat untuk dipanen. Semoga Bantuan sarana dan prasarana bioflok ini tetap berlanjut dan jangan sampai terhenti.

 

Hal senada disampaikan kepala BPBAP Takalar, Supito, S.Pi, M.Si yang dihubungi ditempat terpisah mengatakan bahwa Bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan sistem bioflok ini mulai diperkenalkan ke masyarakat di Sulawesi Selatan yang merupakan sistem budidaya yang efisien penggunaan lahan dan air serta minim penggunaan pakan.

Hal ini bisa menjadi usaha bagi insan perikanan yang efektif untuk meningkatkan pendapatan. Apalagi didukung dengan kebiasaan masyarakat sulawesi Selatan yang menjadikan ikan sebagai menu favorit serta didukung dengan harga ikan nila yang tinggi.

Kegiatan bantuan sarana prasarana sistembioflok ini terus kami dampingi mulai dari persiapan kolam sampai dengan panen dengan melakukan monitoring secara berkala oleh tim teknis kami.

Semoga bantuan yang kita berikan kepada penerima bisa bermanfaat, meningkatkan pendapatan serta bisa berkelanjutan.(rls)

Pos terkait