MAKASSAR,UPEKS.co.id–– Sejak kasus pertama positif Covid-19 diumumkan, keadaan sektor pariwisata utamanya perhotelan dibuat terombang-ombing.
Lebih dari 1.600 hotel terpaksa menutup operasional akibat pandemi yang terjadi, namun tidak dengan Best Western Plus Makassar Beach.
Regional General Manager Operations, Rio Haryono mengatakan, sejak awal Covid-19, kami tetap buka dan menerima tamu. Dengan penerapan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah juga disesuaikan dengan standar protokol kesehatan dari Manajemen Best Western International, jadi langkah nyata yang kami lakukan
demi menjaga kepercayaan tamu dan masyarakat.
“Dalam kondisi seperti sekarang tingkat hunian di Makassar terbilang baik jika dibandingkan dengan Jakarta atau Bali,” ungkap Rio Haryono saat kegiatan Media Day, di Chill In Restaurant Hotel Best Western Plus Makassar Beach.
Dia menambahkan, kedua kota tersebut memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi dalam bidang ekonomi dan bidang yang lain. Sehingga pemerintah daerah setempat memutuskan untuk memperketat pencegahan dengan penerapan PSBB dan kebijakan preventif lain sehingga kegiatan ekonomi menjadi sangat terbatas.
Walau demikian, Best Western Plus Makassar Beach tidak melakukan PHK dan tetap optimis keadaan akan membaik dan sektor pariwisata akan kembali berjaya.
“Kami tidak melakukan PHK, karena karyawan adalah keluarga dan memiliki keluarga yang harus dihidupi. Kami optimis, tingkat hunian hotel akan membaik,” terangnya. (mita).




