MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kalla Toyota akan kembali menggelar Customer Gathering Online untuk kali ke 22.
Gelaran online yang melibatkan seluruh pelanggan setia Kalla Toyota ini akan dihelat pada Minggu, 25 Oktober 2020 mendatang.
Kalla Toyota hadir menggelar Customer Gathering Online ini dengan mengangkat tema “Adaptasi UMKM Dalam Resesi”.
Tiga narasumber siap membagikan pengalamannya, yakni Fatimah Kalla selaku Ketua Yayasan Hadji Kalla, Rachmat Almu Arrif yang merupakan pelaku UMKM sebagai owner dari Browcyl Makassar, dan Sandiaga Uno yang merupakan entrepreneur skala nasional.
“Customer Gathering Online kali ini lebih spesial dari gelaran sebelum-sebelumnya. Kami dari Kalla Toyota menghadirkan narasumber-narasumber terbaik. Pelanggan setia Kalla Toyota dapat langsung mendaftarkan diri. Gelaran kali ini dirangkaikan dengan perhelatan Kalla Fair. Akan banyak hadiah menarik yang siap dibagikan untuk seluruh pelanggan setia Kalla Toyota,” ungkap Aswan Amiruddin, Marketing Manager Kalla Toyota.
Kata dia, gelaran ini akan dilaksanakan secara live streaming via aplikasi zoom. Pelanggan yang berada dimanapun dapat ikut serta dalam gelaran ini. Pelanggan yang ingin mengikuti gelaran Customer Gathering Online kali ini dapat langsung mendaftarkan diri melalui bit/ly/CustomerGatheringOnlineS22.
Selain itu, Kalla Toyota juga akan melakukan pengundian doorprize satu unit Toyota Agya di Customer Gathering Online mendatang. Pelanggan yang telah melakukan SPK sejak bulan Agustus lalu, berkesempatan untuk mendapatkan satu unit Toyota Agya ini.
“Kalla Toyota sukses merampungkan hingga 1.600 SPK dari seluruh gelaran Customer Gathering Online yang telah dilaksanakan sejak Mei 2020,” tambah Hariyadi Kaimuddin selaku Ketua Asosiasi Dealer Resmi Kendaraan Bermotor.
Hariyadi Kaimuddin memaparkan bahwa data nasional menggambarkan bahwa pada bulan April dan Mei terjadi
penurunan market otomotif. Terlebih di masa itu, terjadi PSBB di hampir seluruh wilayah di Indonesia.
Namun seiring berjalannya waktu, dari titik terendah, market otomotif sudah mulai naik. Bahkan di bulan September 2020, grafik penjualan terus meningkat dan diprediksi akan terus meningkat hingga bulan Desember 2020.
“Wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra ini cukup istimewa dalam resistensi terhadap krisis. Sudah teruji dari berbagai macam krisis yang sudah kita alami. Wilayah kita yang biasanya paling kecil terkena dampaknya. Masyarakat juga lebih bervariasi sumber penghasilannya ,” ungkap Hariyadi. (mit)




