Bincang dari Hati ke Hati Bersama Pasien Hemodialisa

  • Whatsapp
Bincang dari Hati ke Hati Bersama Pasien Hemodialisa

Bincang dari Hati ke Hati Bersama Pasien Hemodialisa

Palopo, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Palopo bersama manajemen RSUD Sawerigading Palopo melaksanakan kegiatan sambung rasa bersama pasien cuci darah atau hemodialisa, Senin (27/07) di Rumah Sakit Sawerigading, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Selain memberikan informasi seputar prosedur pelayanan Program jKN-KIS, dalam paparannya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo Subkhan juga menjelaskan mengenai kebijakan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 untuk menjaga kesinambungan Program JKN-KIS.

Bacaan Lainnya

Ia menerangkan, mulai bulan Juli 2020, berlaku penyesuaian iuran program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) per 1 Juli 2020.

“Program JKN-KIS adalah program gotong royong, biaya perawatan peserta JKN-KIS yang sakit dibantu oleh peserta JKN-KIS yang sehat. Selain itu untuk memastikan perbaikan kualitas layanan bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat,” ucap Subkhan.

Direktur Rumah Sakit Sawerigading, Nasaruddin, menyampaikan bahwa rumah sakit terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan peserta JKN-KIS. Dengan segala upaya yang dilakukan rumah sakit, Nasaruddin berharap kepuasan peserta JKN terhadap pelayanan di Rumah Sakit Sawerigading terus meningkat.

“Di era Program JKN-KIS saat ini, jumlah kunjungan peserta makin bertambah, rumah sakit kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN seperti mengimplementasikan antrean online dan penambahan fasilitas seperti penambahan tempat untuk melakukan hemodialisa,” Katanya.

Sementara itu, Agustiono (64), salah satu peserta hemodialisa, berharap kegiatan ini dapat secara rutin dilakukan, sehingga peserta JKN-KIS mendapatkan informasi terkini terkait Program JKN-KIS.

“Selain itu kami juga mendapat informasi tentang penyakit lainnya sehingga kami dapat mencegah anggota keluarga terkena penyakit yang sama. Semoga BPJS Kesehatan makin baik ke depannya dan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit juga dapat terus ditingkatkan,” harap Agustiono. (Jamkesnews)

Pos terkait