ENREKANG,UPEKS.co.id — Penyebaran virus Corona di Enrekang terus munculkan kasus baru. Kini salah satu keluarga yang terpapar virus Corona, Kepala Desa di Kecamatan Anggeraja berinisial AM (54), istri HS (42) dan tiga anaknya yakni MA (17), laki-laki. AZ (20), Perempuan dan SP (12), Perempuan.
Satu keluarga ini adalah warga Kotu, Desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang.
Awalnya AM, Kades dilarikan ke RSUD Maspul Enrekang keluhan deman selama lebih dari 12 hari, sakit tenggorokan,batuk,sesak nafas, mual,muntah, lesu dan sakit kepala.
Setelah dilakukan pemeriksaan Swab PCR terhadap AM dan spesimen PCR dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
AM kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Makassar. Selanjutnya Tim Gugus Tugas Covid-19 Enrekang melalui Dinkes Enrekang Melakukan tracking terhadap orang-orang yang selama ini kontak erat dengan AM yakni keluarganya.
“Untuk itu Tim Swab Covid-19 Dinkes Enrekang Melakukan pemeriksaan Swab PCR terhadap istri dan anak yang bersangkutan”, Kata Jubir Covid-19 yang juga Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno.
Setelah Specimen PCR keempat orang tersebut dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, hasilnya menyatakan istri dan tiga anak AM juga positif Covid-19.
Sutrisno menjelaskan, sebelum hasil RT-PCR istri dan anak AM dinyatakan positif, mereka telah melakukan karantina mandiri di Makassar.
.
“Jadi keempatnya karantina mandiri di Kota Makassar karena yang bersangkutan tak menunjukkan gejala Covid-19 jadi dikategorikan sebagai terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala”. Ujarnya.
HS,MH,AZ,SP adalah kasus Covid-19 ke 81,82,83 dan 84 Kabupaten Enrekang.
Kadis Kesehatan Enrekang Sutrisno mengatakan saat ini jumlah kasus Covid-19 di Enrekang terus bertambah.
Untuk itu selaku Kadis Kesehatan Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti protokoler kesehatan, selalu menggunakan masker jika berada di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin dan terus meningkat sistem imun tubuh.
“Kita tetap harus waspada terhadap penyebaran virus Corona. Untuk itu dimanapun kita berada tetap menerapkan protokoler kesehatan agar terhindar dari pemaparan virus ini”. Kata Kadis Kesehatan Enrekang. (Sry)




