Melalui Mobile JKN, Skrining Mandiri Covid-19 Jadi Lebih Mudah

  • Whatsapp
Melalui Mobile JKN, Skrining Mandiri Covid-19 Jadi Lebih Mudah

Melalui Mobile JKN, Skrining Mandiri Covid-19 Jadi Lebih Mudah

Makale, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan kembali menghadirkan fitur terbaru pada aplikasi Mobile JKN yaitu layanan Skrining Mandiri Covid-19. Layanan ini merupakan prosedur untuk mendeteksi potensi resiko terpapar Covid-19 terkait dengan gejala yang dialami oleh peserta melalui beberapa pertanyaan yang disediakan. BPJS Kesehatan Cabang Makale pun mengedukasi peserta agar dapat memanfaatkan fitur tersebut guna mengidentifikasi potensi penularan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Sejak kemunculan Covid-19, baik duta BPJS Kesehatan maupun peserta Program JKN-KIS selalu diimbau untuk melakukan Skrining tersebut. Hal ini merupakan salah satu upaya mengurangi kekhawatiran terpapar Covid-19 dengan melakukan identifikasi secara mandiri,” ujar Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Makale Irmawati, Jumat (15/05).

Ia juga mengatakan bahwa untuk mendapatkan hasil yang akurat, screening tersebut harus diisi sejujur-jujurnya sesuai dengan kondisi yang dialami dalam waktu 14 hari terakhir. Data hasil screening sebelumnya pun akan ditampilkan sehingga memungkinkan peserta dapat memantau riwayat kesehatannya.

“Beberapa pertanyaan yang ada pada fitur tersebut yakni gejala-gejala Covid-19 dihubungkan dengan kondisi kesehatan peserta, riwayat penyakit, keadaan lingkungan dan interaksi peserta. Data ini dapat memperkuat keabsahan hasil yang dikeluarkan serta membantu menganalisa potensi risiko penyebaran Covid-19 terlebih pada lingkungan tempat tinggal peserta,” jelas Irmawati.

Hadirnya layanan Skrining Mandiri Covid-19 di aplikasi Mobile JKN mendapat respon positif dari peserta JKN-KIS, Yuliana (65) salah satunya. Ia merupakan seorang pensiunan PNS yang mengaku senang dengan adanya Skrining Mandiri Covid-19.

“Anak saya yang mengajak saya melakukan pengecekan melalui aplikasi Mobile JKN. Melihat usia yang lebih rentan terhadap penyakit saya pun mau melakukan Skrining Mandiri Covid-19 ini. Syukurlah hasilnya Resiko Rendah. Saya rasa ini dapat mengurangi kekhawatiran di masa sekarang apalagi bagi kami yang sudah lansia,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja Irmawati juga menjelaskan bahwa selain dari Skrining Mandiri Covid-19, pada aplikasi Mobile JKN juga telah disediakan fitur Skrining Kesehatan dan Konsultasi Dokter.

“Untuk peningkatan layanan kesehatan peserta, BPJS Kesehatan juga telah menyediakan fitur Skrining Kesehatan yang sudah tidak asing lagi karena sudah ada sebelumnya, juga fitur Konsultasi Dokter salah satu fitur tebaru pada Mobile JKN,” ujar Irmawati.

Ia menambahkan bahwa apabila diperoleh hasil risiko sedang atau tinggi maka peserta akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Melalui fitur ini peserta dapat mengontrol kesehatannya juga meningkatkan kesadaran terhadap penyakit kronis sejak dini. Sementara untuk fitur Konsultasi Dokter dikembangkan guna mendukung physical distancing, meminimalisir penumpukan pasien serta mengurangi transmisi patogen.

“Fitur tersebut memberi kemudahan bagi peserta yang ingin berkonsultasi dengan dokter pada FKTP terdaftarnya tanpa perlu melakukan kunjungan langsung. Oleh karena itu peserta diharapkan dapat mengunduh Mobile JKN guna memanfaatkan segala fitur layanan yang disediakan,” tutup Irmawati. (Jamkesnews)

Pos terkait