Jelang Tahun Baru Hijriah, Ustadz Nur Maulana Ajak Masyarakat Gowa Jadi Lebih Baik

Jelang Tahun Baru Hijriah, Ustadz Nur Maulana Ajak Masyarakat Gowa Jadi Lebih Baik

Jelang Tahun Baru Hijriah, Ustadz Nur Maulana Ajak Masyarakat Gowa Jadi Lebih Baik

GOWA, UPEKS.co.id—Ustadz Nur Maulana mengajak masyarakat Kabupaten Gowa untuk menjadi pribadi yang  lebih baik dalam menyongsong tahun baru Islam 1442 Hijiriah.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Nur Maulana saat ceramah Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah PQJI Pemkab Gowa, Jumat (7/8/2020).

Untuk menjadi lebih baik kata Ustadz Maulana, yang perlu dilakukan adalah mengenali diri sebagai manusia.

Dia menjelaskan, manusia merupakan makhluk paling sempurna dan istimewa yang diciptakan   Allah SWT.

Namun diluar dari kesempurnaan dan keistimewaan itu, Ustadz Nur Maulana menyebutkan bahwa manusia  memiliki sejumlah sifat yang harus dikontrol agar bisa menjadi lebih baik seperti sifat pelupa, penakut, tergesa-  gesa, dzolim, suka berangan-angan dan beberapa sifatnya lainnya.

Untuk mengatasi ini hal yang harus dilakukan kata Ustadz Nur Maulana adalah tetap berpegang teguh pada tali  agama dan taat kepada Allah SWT. Apapun persoalan untuk tetap dikembalikan kepada sang pencipta.

“Kalau Allah menghendaki seseorang untuk menjadi baik. Maka Allah akan sibukkan seseorang dengan  kebaikan,” kata Ustadz Nur Maulana.

Kemudian kata Ustadz Nur Maulana yaitu selalu berjamaah. Hal ini penting agar bisa saling mengaitkan antara  satu dengan lainnya untuk menjadi lebih baik. Selain itu dengan berjamaah dan kebersamaan segala  permasalahan pasti akan mudah terselesaikan.

“Jadi sebaiknya kita harus hidup bersama, hidup berkelompok. Kalau ada yang mau bergabung bersama kita,  terima saja,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa, pada dasarnya tujuan manusia diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini  untuk menyembah kepada Allah SWT, menjadi Khalifah atau pemimpin dan manusia diciptakan sebagai amar  makruf nahi mungkar.

“Olehnya itu, mari kita mengajarkan kebaikan, menyeru kepada kebaikan, membantu orang lain, mencegah  kemungkaran. Ini bisa dilakukan dengan tanda tangan, rekomendasi maupaun dengan pemikiran yang kita miliki,”  tambahnya.(Sofyan).

Pos terkait