Telecollecting, Pengingat Peserta JKN-KIS Untuk Bayar Iuran   

  • Whatsapp
Telecollecting, Pengingat Peserta JKN-KIS Untuk Bayar Iuran   

Telecollecting, Pengingat Peserta JKN-KIS Untuk Bayar Iuran   

Palopo, Upeks.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Palopo melakukan peningkatan frekuensi upaya penagihan melalui telecollecting. Hal ini untuk memastikan kegiatan penagihan tetap berjalan dan tidak terhenti selama Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan Penagihan yang biasanya dilakukan dengan mengunjungi langsung peserta yang menunggak, saat ini harus dibatasi dikarenakan adanya social distancing. Kami akan tetap mengoptimalkan penagihan melalui telecollecting, melalui cara tersebut kami mengedukasi, mengingatkan kembali, menanyakan apakah kendala pembayaran sehingga bisa menunggak seperti ini. Tak lupa juga kami mengarahkan peserta untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN agar bisa melakukan pengecekan mandiri,” kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Cabang Palopo Desi Adriani Lubis, Selasa (28/04).

Di samping itu, lanjut Desi, Kader JKN yang tadinya harus bertugas di lapangan, sementara waktu harus melaksanakan upaya penagihan melalui telekomunikasi hingga situasi kondusif kembali.

“Jadi Kader JKN kami berikan daftar nama peserta untuk dihubungi dengan memaksimalkan Whatsapp blast sebagai pengingat iuran baik peserta mandiri ataupun badan usaha,” jelas Desi.

Desi menambahkan demi kebaikan bersama bagi petugas penagihan dan peserta, pihaknya akan terus melakukan langkah tersebut. Ia menegaskan, iuran JKN-KIS bisa dibayar melalui bank yang bekerja sama seperti BNI, BCA, BRI, dan Mandiri. Tak hanya itu, bahkan iuran BPJS Kesehatan bisa dibayar melalui aplikasi jual beli serta Tokopedia dan Shopee.

“Jadi peserta tidak perlu keluar rumah untuk membayarnya, cukup melalui ponsel saja. Yang lebih praktis, ada fasilitas autodebit. Jadi setiap bulan rekening peserta akan dipotong otomatis untuk bayar iuran JKN-KIS. Tak perlu lagi khawatir terlupa,” katanya.

Ia pun berharap seluruh masyarakat bisa menjaga diri agar selalu sehat dan disiplin membayar iuran sehingga jika mengalami gangguan kesehatan tidak terhambat mendapatkan pelayanan karena menunggak.

“Pandemi Covid-19 jangan membuat kita lupa membayar iuran. Sayangi keluarga, diri sendiri dan bantu orang lain melalui pembayaran iuran tepat waktu. Jangan tunggu sakit, jangan tunggu di saat perlu baru membayar iuran, tetapi antisipasi selagi kita belum dalam keadaan mendesak,” pesan Desi. ( Jamkesnews )

Pos terkait