MAJENE, UPEKS.co.id–Ketua DPRD Kabupaten Majene, Salmawati Jamado meminta kepada Pemerintah Daerah agar biaya uji cepat atau rapid test Covid-19 bagi masyarakat kurang mampu digratiskan.
“Merespon biaya rapid tes, saya beranggapan bahwa rapid test ini seharusnya gratis, dan akan kita perjuangkan di DPRD. Kami juga akan intens membangun komunikasi dengan Pemkab Majene untuk mengupayakan bagaimana rapid test ini bisa gratis, khususnya bagi warga yang kurang mampu,”kata Salmawati, Kamis (9/7/2020).
Salmawati juga mengatakan, bahwa dirinya akan memprioritaskan biaya rapid test gratis bagi mahasiswa yang di tanah rantau sedang menuntut ilmua, serta para sopir antar daerah, para nelayan yang akan melaut, karena mereka bekerja untuk menafkahi keluarganya.
“Saya banyak berinteraksi dengan masyarakat dalam hal penanggulangan covid ini, sangat banyak yang dirugikan,
belum lagi kondisi perkembangan ekonomi yang lagi sulit, sehingga beban-beban seperti biaya rapid test ini harus diupayakan untuk gratis, agar tidak semakin menyusahkan masyarakat,”ungkapnya.
Legislator dari PPP ini ini juga berjanji akan terus memperjuangkan di DPRD agar biaya rapid test bisa gratis, sehingga beban masayarakat tidak semakin berat,”Insya Allah, akan dilakukan komunikasi ysng intens untuk diupayakan digratiskan, kalau bisa untuk semua pihak, kecuali para pejabat pemerintah dan anggota
DPRD,”pungkasnya. (Alimukhtar).




