BANTAENG,UPEKS.co.id—Pemkab Bantaeng kerjasama KOMPAK Sulsel gelar Workshop Pemadanan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan data Kependudukan Via Aplikasi SIADEK dalam rangka Penyusunan DTKS Agustus Untuk Penanganan COVID-19 secara Virtual Meeting, Kamis,30 Juli 2020.
Kegiatan dihadiri 250 peserta dari Koordukcapil,fasilitator SLRT,kepala desa se-Bantaeng,Kadisdukcapil,Kadis Sosial, Kepala Bappeda,Kadis Kominfo,PLT Kadis DPMD PP dan PA,Kadis PP dan KB,Kadis Koperasi,UKM dan Perdagangan,Kepala BPS Bantaeng, Tim Penanggulangan Kemiskinan daerah,unsur disabilitas,ketua Bebas,Perwakilan forum Anak Butta Toa,Supervisi SLRT,PUSKAPA UI,P3MD serta dari KOMPAK.
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, Pandemi COVID-19 ini menjadi sebuah pemantik bagi kita semua untuk bisa menghadirkan sesuatu secara cepat,tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pemerintah menyadari memiliki peran penting dalam meningkatkan jangkauan maupun kebermanfaatan khususnya dalam aspek perlindungan sosial baik dengan mendukung pelaksanaan program nasional di wilayah masing masing maupun dalam melakukan program inisiatif daerah.
Inisiatif daerah terkhusus dari Kabupaten Bantaeng dalam meningkatkan perlindungan sosial kita berharap akan
berdampak positif terhadap penanggulangan kemiskinan, peningkatan SDM serta pertumbuhan ekonomi sehingga
kami bisa tetap ada dalam posisi dan meningkatkan daya saing di daerah kami.
Tentu untuk menjamin hadirnya kebermanfaatan program program perlindungan sosial yang diperlukan adalah akurasi data yang didukung oleh sebuah sistem data terpadu untuk penanggulangan persoalan khususnya kemiskinan.
Pembangunan,perbaikan dari aplikasi SIADEK ini, kita harapkan bisa hadir tidak hanya memandu dan menjawab kita semua khususnya aparat untuk bisa secara cepat,tepat dan bermanfaat hadir ditengah tengah masyarakat ketika kita menghadapi sebuah persoalan.
Melainkan, sistem aplikasi ini kita harapkan juga akan jadi rujukan,panduan bagi kita semua di kabupaten Bantaeng dalam menyusun program kebijakan untuk tahun tahun yang berjalan ke depan.
Terpenting, kehadiran aplikasi ini tidak hanya menjawab persoalan hari ini tetapi kita berharap aplikasi SIADEK ini sesuatu yang bisa kita pertanggungjawabkan senantiasa hadir secara berkesinambungan.
Dengan demikian imanfaatkan seluruh lembaga sehingga Aplikasi ini menjadi perekat untuk senantiasa terbangunnya sinergitas dan kegotongroyongan seluruh elemen di Kabupaten Bantaeng untuk bisa hadir di tengah tengah masyarakat.
“Jangan lelah berinovasi,senantiasa melakukan kolaborasi kegotongroyongan tentu dengan niat yang baik didalamnya untuk kita bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Bantaeng”,Pesan Ilham.
Sementara itu,Baharuddin Solongi, DC KOMPAK Bantaeng mengatakan, Output yang diharapkan dari pertemuan,
Terujicobanya Aplikasi SIADEK ver.2 untuk input data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial(DTKS) Januari 2020.
Selain itu terujicobanya Aplikasi SIADEK ver.2 untuk input data DTKS July yang sudah dikumpulkan oleh fasilitator SLRT untuk updating DTKS versi Agustus 2020.
Diharapkan, Terujicobanya Aplikasi SIADEK Ver.2 untuk input data Kependudukan dan Terujicobanya Pemadanan Data dari DTKS dan Data Kependudukan melalui Aplikasi Siadek Ver.2.
Selanjutnya kata dia, juga Kecamatan akan menggunakan DTKS untuk mengkonsolidasikan ke Desa dan Kelurahan sebagai bagian dari fungsi BINWAS. Juga adanya data Draft DTKS versi Agustus 2019 yang sudah di validasi melalui aplikasi SIADEK menggunakan Data Kependudukan untuk diinput dalam SIKS-NG,pungkas
Baharuddin Solongi, Jumat,31 Juli 2020.
Narasumber,Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin,Asisten I Setda Bantaeng H.A.Hartawan Zainuddin,SH,MH, Kadis Kominfo Bantaeng Syahrul Bayan,S.STP dan ketua Satker TKPKD Bantaeng A.Shenylia Maladevi.(Irwan.P).




