Aktivitas Kader JKN Di Tengah Covid-19 Tak Terhenti  

  • Whatsapp

Aktivitas Kader JKN Di Tengah Covid-19 Tak Terhenti  

Makale, Upeks.co.id– Dalam upaya tanggap Covid-19, BPJS Kesehatan tidak hanya melakukan pembatasan dan pengalihan layanan kepesertaan secara online, namun pada kolektabilitas iuran pun juga diterapkan hal yang sama. Seperti yang telah berjalan selama ini proses kolekting iuran bagi peserta menunggak dilakukan melalui sistem telecollecting dan juga kunjungan langsung ke rumah peserta binaan oleh Kader JKN. Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi peserta melalui edukasi dan reminder pembayaran iuran sehingga tidak mengganggu layanan jaminan kesehatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Bacaan Lainnya

Namun melihat kondisi saat ini yang tidak memungkinkan untuk dilakukan kunjungan langsung dan menindaklanjuti diperpanjangnya status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Indonesia, maka kunjungan Kader JKN dialihkan menjadi aktivitas edukasi melalui media komunikasi.

“Untuk aktivitas Kader JKN, saat ini BPJS Kesehatan Cabang Makale telah menerapkan reminder dan edukasi peserta melalui layanan telepon. Hal ini menjadi bentuk dukungan BPJS Kesehatan dalam melaksanakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan metode physical distancing. Selama ini Kader JKN melaksanakan tugasnya dengan mendatangi peserta binaan door to door. Namun saat ini tidak memungkinankan untuk melaksanakan kunjungan tersebut melihat sudah terdapat kasus positif paparan Covid-19,” ujar Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Kantor Cabang Makale Asmadi, Jumat (24/04).

Meskipun demikian, menurut Asmadi, BPJS Kesehatan tetap secara proaktif melakukan pemantauan terhadap aktivitas Kader JKN serta membekali mereka dengan materi edukasi untuk disampaikan kepada peserta binaannya agar peserta tidak ketinggalan informasi terbaru mengenai Program JKN-KIS.

“Dan yang selalu tak ketinggalan kami bekali kepada Kader JKN adalah mengenai edukasi peserta terkait layanan autodebet. Tak perlu khawatir lupa bayar atau sulit mengakses kanal pembayaran, cukup dengan autodebet pembayaran secara otomatis akan terbayarkan setiap bulannya,” tambahnya.

Asmadi juga menjelaskan bahwa selain pengalihan layanan melalui media komunikasi, kegiatan evaluasi implementasi Kader JKN yang selama ini dilaksanakan secara periodik per bulannya melalui kegiatan rapat kini juga dibatasi dengan metode Work From Home (WFH).

“Aktivitas yang dijalankan tetap sama hanya metodenya saja yang berbeda, Jadi diharapkan Kader JKN dapat menyesuaikan dengan kondisi yang ada dan tetap mengoptimalkan tugasnya dalam mengingatkan, mengedukasi maupun mengumpulkan masukan dari peserta,” tambah Asmadi.

Maklon, salah seorang Kader JKN Kantor Cabang Makale, mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman baru selama ia menjadi Kader JKN. Meskipun selama ini telah terbiasa melakukan aktivitasnya dengan mendatangi rumah peserta namun perubahan metode edukasi ini tidak mengurangi semangatnya untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai Kader JKN.

“Tetap semangat menjalankan tugas sebagai Kader JKN meskipun dengan metode berbeda. Hanya saja ada beberapa kendala yang saya temui selama layanan telepon ini. Kadang ada peserta yang saya hubungi nomornya tidak valid atau sudah tidak bisa dihubungi karenanya mohon untuk melakukan perubahan data melalui Mobile JKN,” katanya.

Ia menambahkan bahwa beberapa peserta yang dapat dihubungi juga mengerti dan mengatakan bahwa dengan layanan telepon mereka tetap bisa melaksanakan social distancing tanpa bertemu langsung dengan petugas, juga dapat menghubungi Kader JKN jika sewaktu-waktu membutuhkan informasi mengenai iurannya. ( Jamkesnews)

Pos terkait