MAKASSAR, UPEKS. co.id— Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat, Doni Monardo,
menyebutkan paparan yang disampaikan oleh Gubernur dan Tim Data dan Epidemologi Gugus Tugas Covid-19
Sulsel membuatnya bangga karena telah melakukan hal yang tepat.
“Menurut saya, apa yang sudah dilakukan oleh gugus tugas provinsi Sulsel, sudah merupakan langkah yang sangat tepat. Hanya sekarang apa yang harus dijaga kasus tersebut tidak berkembang,” Ucapnya.
Sulsel sebutnya tercatat hampir 2000 kasus, kemudian korban meninggal juga tinggi, tetapi beberapa hari terakhir itu nol, kemudian yang sembuh juga sudah semakin banyak. Hal ini menunjukan komitmen Pemerintah Sulsel dan masyarakat serta unsur lainnya, telah membawa dampak yang sangat positif.
“Apa yang perlu dilakukan agar momentum ini tidak mengalami kemunduran karena ada kalanya, masyarakat ketika mendapatkan informasi ada perubahan yang positif lantas mulai kendor, agak lengah dan menjadi kurang waspada,” ujarnya.
Di sinilah peran penting tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya. Sebutnya, Sulsel memiliki ciri unik, dimana tokoh adat memiliki peran penting, kearifan lokal menjadi ujung tombak. Kesan ini Doni dapatkan setelah menyaksikan tayangan sebuah video pendek.
“Ketua RT dengan sapu lidi mengingatkan masyarakat sekitarnya untuk masuk rumah. Itu di Kota Makassar, itu menjadi kesan luar biasa kalau seluruh kepala rumah tangga, RW yang dilakukan oleh ibu itu, maka kita bisa mengurangi resiko terpapar,” harapnya.
Sedangkan Nurdin Abdullah menilai, kunjungan ketua gugus, Menko PMK dan Menkes hari ini, merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap perkembangan Covid-19 di Sulsel.
“Kita telah menyimak beberapa masukan, harapan dari beliau dan setelah melihat upaya kita semua, gugus tugas termasuk sinergi yang kita bangun bersama dengan seluruh Forkopimda Sulsel, saya kira itu yang memberikan kesan yang baik dalam kunjungan ini,” pungkasnya.
Dalam kunjungan ini, juga diserahkan bantuan masker beda 40.000 Pcs, medical gloves 3.000 Pcs, APD 10.000 Pcs, alat PCR 1 unit, buffon cap 500 Pcs, Masker N95 2.000 Pcs, Face Shield 2.000. Serta plasma darah (convalescent) sebanyak 18 kantong untuk membantu pasien kritis.(Rasak).




