PKM Se-Lutim Rapid Tes 204 Warga, 6 Reaktif

  • Whatsapp
PKM Se-Lutim Rapid Tes 204 Warga, 6 Reaktif

PKM Se-Lutim Rapid Tes 204 Warga, 6 Reaktif

LUTIM.UPEKS.co.id—Sekretaris Tim GTPP Lutim, Muhammad Zabur mengatakan, sebanyak 11 (sebelas) UPTD
Puskesmas di Kabupaten Luwu Timur hari ini (04/06/2020) melakukan rapid tes gratis diwilayahnya masing-
masing.

Bacaan Lainnya

Kesebelas Puskesmas tersebut yakni PKM Tomoni, Mangkutana, Kalaena, Angkona, Lakawali, Malili, Lampia,  Wasuponda, Wawondula, Mahalona dan Nuha.

Ia mengungkapkan, sebelum melakukan rapid tes, setiap Puskesmas harus memberikan edukasi terlebih dahulu  kepada masyarakat terkait covid-19.

“Jadi, sebelum di rapid tes, masyarakat diberikan dulu pemahaman dan mau berkomitmen jika hasil rapid reaktif  maka harus melakukan isolasi mandiri, dan dalam pantauan Puskesmas masing-masing pasien,” sambungnya.

Adapun total pelayanan rapid tes hari ini (Kamis, 04/06/2020), ialah 204 pasien dimana 6 diantaranya reaktif.  Dengan rincian : Puskemas Tomoni melayani 7 pasien, non reaktif, Puskesmas Mangkutana 32 pasien, non  reaktif, Puskesmas Kalaena 18 orang, non reaktif, Puskesmas Angkona 26 pasien, 1 reaktif, Puskesmas Lakawali
28 pasien, 1 reaktif.

Selanjutnya,Puskesmas Lampia 11 pasien, non reaktif, Puskesmas Wasuponda 29 pasien, 1 reaktif, Puskesmas  Wawondula 29 pasien, 1 reaktif, Puskesmas Mahalona 2 pasien, non reaktif, Puskesmas Nuha 20 pasien, 2  reaktif, dan Puskesmas Malili 2 pasien, non reaktif.

Total pemakaian alat Rapid Tes dari tanggal 01 – 04 Juni 2020 ialah 641 alat RDT dimana terdapat 43 diantaranya  reaktif dan yang telah dinyatakan reaktif sudah melakukan isolasi mandiri.

Kepala BPBD Lutim ini pun menegaskan bahwa semua Rapid Tes yang dilakukan di Puskesmas tidak dipungut  biaya alias GRATIS dengan syarat dan jadwal ditentukan oleh masing-masing UPTD PKM.

Hal paling diprioritaskan ialah masyarakat yang sangat membutuhkan seperti ibu hamil, warga yang ingin  bepergian untuk bekerja, pendidikan dan melayat, serta untuk berobat di luar Luwu Timur.

“Sebelumnya kami juga mengingatkan kepada tiap Puskesmas bahwa jika alat Rapid Tes habis, silahkan  masukkan permintaan ke Tim Gugus untuk didistribusikan lagi,” tandasnya. (hms/rls).

Pos terkait