Halal Bi Halal MT Ukhuwah UMI, Hadirkan WD I FK UM

  • Whatsapp
Halal Bi Halal MT Ukhuwah UMI, Hadirkan WD I FK UM

Halal Bi Halal MT Ukhuwah UMI, Hadirkan WD I FK UM

MAKASSAR.UPEKS.co.id— Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dr dr  Nasrudin didaulat membawakan Hikmah Halal bi Halal di acara Majelis Ta’lim Ukhuwah UMI, via virtual, Rabu  Malam (3/6/2020).

Bacaan Lainnya

Acara bertajuk ‘Silaturrahmi dan Pencegahan Covid-19 di Era New Normal’ ini, Dr. dr Nasrudin menjelaskan detail  dan sistematis makna halal dan bagaimana gejala Covid dan upaya pencegahan yang harus dilakukan dan new  normal.

“InsyaAllah saya pikir ada tema yang sepertinya nyambung dengan kompetensi saya sebagai dokter, pertama.  Yang kedua izinkan saya sebentar untuk memberikan kajian Halal Bil Halal dan silaturahim ini dalam perspektif  saya sebagai dokter,” ungkap dr Nasrudin.

Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMI ini memaparkan, selama beraktivitas di masa covid-19, semua orang  wajib memperhatikan protokol kesehatan.

“Misalnya masker menghindari kontak sesuatu dan menghindari sesuatu yang kita sentuh, kemudian menjaga  kerumunan, rajin mencuci tangan yang benar dengan air yang mengalir,” papar alumni Fakultas Kedokteran UMI  ini.

Kata Nasruddin, harus dilakukan dengan cara sesuai standar dan secara berulang-ulang. Itu akan menjadi kebiasaan baru yang baik untuk kesehatan semua orang. Bahkan, disebutkannya, bukan hanya fisik dan psikis tapi juga apsek spiritual kita.

“Bukan hanya fisik sehat tapi harus perkuat psikis dan dipermantap juga spritual, semua ini merupakan sesuatu  yang penting dalam metabolisme tubuh kita,” paparnya.

“Ke depan tidak perlu takut meski sudah banyak virus. Karena sebenarnya selama ini kita sudah berdampingan  dengan virus.
Tinggal bagaimana kita tetap memberlakukan protokol kesehatan dan penyesuaian perubahan pola  hidup” ujarnya.

Dr nas juga menyinggung dulu di pedesaan Bugis-Makassar, ada benda tempat air yang ditempatkan di depan  tangga rumah dikenal dengan Bempa (gentong: red). ini berfungsi menampung air untuk cuci tangan dan kaki  bagi setiap penghuni rumah dan tamu yang akan masuk ke rumah.

Kearifan lokal ini ternyata masih sangat relavan dengan kondisi wabah Covid 19 saat ini. Ternyata orang tua kita  dulu sudah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) walau kita anak cucu mengabaikannya.

Sekarang muncul Bempa modern seperti westafel dan saya sarankan majelis taklim menyiapkan westafel atau  apapun namanya di depan rumah sebagai bagian pencegahan Covid 19. Secara new normal juga memberikan  efek baik bagi kita, ujarnya. (rls).