Pertamina Wajibkan Rapid Test Bagi Pekerja, Sebelum Mulai Work From Office

  • Whatsapp
Pertamina Wajibkan Rapid Test Bagi Pekerja, Sebelum Mulai Work From Office

Pertamina Wajibkan Rapid Test Bagi Pekerja, Sebelum Mulai Work From Office

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran Covid-19 terutama di lingkungan  kerja, Pertamina mewajibkan pelaksanaan Rapid Test Covid-19 bagi para pekerjanya.

Bacaan Lainnya

Hal ini juga untuk memastikan pekerja yang akan melaksanakan Work From Office (WFO) dalam kondisi sehat  dan siap kembali beraktifitas.

Pelaksanaan Rapid Test bagi pekerja di lingkungan PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR)  VII dilaksanakan sebanyak dua kali. Tahap pertama dilaksanakan pada Senin (18/05) sedangkan tahap kedua  dilaksanakan pada Kamis (28/05).

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, menjelaskan bahwa tidak ditemukan hasil reaktif dari  kedua hasil Rapid Test yang dilakukan terhadap pekerja tersebut.

“Pelaksanaan Rapid Test ini untuk menyiapkan  pekerja agar aman dan nyaman saat beraktifitas kembali di kantor,” jelasnya.

Nantinya, tidak semua pekerja akan langsung bersamaan melaksanakan WFO. Secara bertahap, jumlah pekerja  yang akan melaksanakan WFO akan diatur sedangkan lainnya masih tetap dengan sistem kerja Work From Home  (WFH).

“Pekerja dengan kondisi fit akan mulai melaksanakan WFO sedangkan pekerja dengan kondisi khusus seperti  yang memiliki faktor komorbid (penyakit penyerta) meliputi penyakit kronis dan kondisi gangguan imunitas, wanita  hamil, menyusui, yang memiliki status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien  Dalam Pengawasan (PDP) atau positif Covid-19 tetap diberlakukan WFH,” lanjut Hatim.

Dalam rangka memastikan seluruh pekerja mematuhi protokol WFO di masa New Normal, Pertamina memberikan  dan mendistribusikan safety kit berupa paket Pertamina Againts Covid-19 yang terdiri dari masker, hand sanitizer,  vitamin dan suplemen serta buku saku sebagai panduan pekerja.

Pertamina juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung agar pekerja mudah dalam mengikuti protokol  Covid-19, antara lain penyediaan sarana cuci tangan di pintu masuk kantor hingga pembatasan sejumlah sarana  umum seperti toilet, sarana ibadah, ruang tunggu tamu, dan ruang rapat.

“Kami juga secara rutin melakukan pembersihan ruang kerja dan saranan umum agar pekerja semakin aman  dalam bekerja,” ungkap Hatim.

WFO di lingkungan Pertamina MOR VII sendiri akan dimulai pada 22 Juni. Meski demikian, kondisi ini sangat  tergantung dari keputusan pemerintah setempat.

“Pertamina akan menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah
Provinsi mengenai penerapan WFO ini,” tutup Hatim, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII. (rls).

Pos terkait