Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor Baebunta, Bantu atasi Material Longsor Poros Palopo-Torut

  • Whatsapp
Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor Baebunta, Bantu atasi Material Longsor Poros Palopo-Torut

Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor Baebunta, Bantu atasi Material Longsor Poros Palopo-Torut

LUWU RAYA, UPEKS.co.id — Hujan melanda Luwu Raya Toraja mengakibatkan longsor di jalan hubung antara  Kota Palopo dan Kabupaten Toraja Utara (Torut) Sulawesi Selatan (Sulsel). Lumpur tanah, batu dan tiang listrik  serta pohon yang tumbang sehingga trans Palopo ke Torut lumpuh total begitupun sebaliknya.

Bacaan Lainnya

Membantu membersihkan jalan dari lumpur dan batuan Polres Kota Palopo dan Brimob Baebunta serta TNI  dikerahkan untuk membersihkan lumpur, batuan dan pohon pohon.

“Kami ikut membantu membersihkan lokasi longsor di trans Palopo-Torut yang sekarang masih lumpuh total untuk  arus jalan, karena di warung tangnga jalanan menganga (terbelah) longsor,” kata AKP Laode Rusli Komandan  Kompi (Danki) Brimob Kompi 3 Yon B Pelopor Baebunta pada media ini, Minggu (28/6/2020) melalui WhatsApp.

Longsor yang terparah di km 24 Battang Barat Kecamatan Wara Barat Kota Palopo, tepatnya di warung tangnga  (tengah).

Kegiatan personel Brimob dan Polres Kota Palopo tersebut berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo. Sejumlah relawan, TNI/Polri dan warga ikut serta bergotong-royong di sana  untuk membersihkan jalan dari material longsor.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, Anthonius Dengen  melaporkan longsor material juga terjadi di km 26, km 23, km 21 timbunan material longsor di kawasan jalan trans Palopo-Torut.

Ada 25 mobil terjebak diantara km21-23, tiga bus, 2 mobil pengangkut tabung LPG, 5 mobil pengsngkut ternak dan  15 mobil roda empat. Dan 8 rumah terkena longsor, yakni rumah Bapak Hanna, Tiara, Dede, Anima, Eva, Mami, Mallang Paledan dan Tante Lilin, serta ada 8 tiang listrik yang tumbang. Juga ada 64 Kepala Keluarga (KK) yang  terkena dampak longsor, 27 KK dengan jumlah jiwa 109 di RT Satu, di RT Dua ada 37 KK jumlah jiwa 138.

“BPBD Palopo dengan Tim TRC sudah di lokasi kejadian dan memasang tanda peringatan longsor di jalan trans  tersebut, jelas Anthonius Dengen.

Sementara Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman dan Anggota Komisi V DPR RI Sarce Bandaso dan  anggora DPRD Provibsi Sulsel, Dan Pongtasik, Esra Lamban, juga hadir Wakil Ketua DPRD Toraja Utara Timotius  Samuel Lande.

Wakil Gubernur Sulsel menyerahkan bantuan semvako bagi warga yang terdampak bencana longsor serta  membagikan masker. Juga Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyerahkan bantuan beras.

Sarce Bandaso anggota DPR RI membidangi Banggar dan Infrastruktur Bina Marga mengatakan bahwa setelah  saya kembali ke Jakarta akan segwra dilaporkan ke Kementerian untuk harus dipercepat penanganan membuka  kembali akses jalan penghubung Palopo-Torut. (yustus).

Pos terkait