ANEKA

WFH ASN Kemenag Diperpanjang 29 Mei, Kakanwil Kemenag: ASN tak Boleh Mudik

WFH ASN Kemenag Diperpanjang 29 Mei, Kakanwil Kemenag: ASN tak Boleh Mudik

 

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Belum berakhirnya Pandemi Corona Virus Desease 2019 ( Covid – 19) membuat pemerintah kembali perpanjang Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Perpanjangan WFH tersebut juga berlaku untuk ASN pada Kementerian Agama, papar Kakanwil Kemenag Prov.  Sulsel, Minggu, 17 Mei 2020.

Melalui Surat Edaran Menag No. 12 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Kemenag di  wilayah dengan Penetapan Pembatasan Berskala Besar dan Perpanjangan Masa Pelaksanaan Kedinasan di  Rumah/ tempat Tinggal, Kemenag perpanjang WFH ASN-nya hingga 29 Mei 2020.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Anwar Abubakar menegaskan seluruh ASN Kemenag Sulsel di Kanwil maupun di Kabupaten/Kota agar dapat melaksanakan edaran tersebut.

Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal  (work from home) di lakukan di rumah/tempat tinggal di mana Pegawai tersebut ditempatkan.

Pimpinan Satuan kerja/Unit Kerja di Lingkungan Kanwil agar mengatur lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan  bekerja di rumah/tempat tinggal bagi pegawai yang berada dalam kewenangannya.

Selanjutnya memastikan penyesuaian sistem kerja yang dilakukan tidak menggangu kelancaran penyelenggaraan  pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dan juga memperhatikan kondisi wilayah khususnya yang masih  dalam penetapan Status PSBB.

Anwar menyampaikan, ASN Kementerian Agama di Provinsi Sulsel selama masa WFH untuk tidak melakukan  perjalanan/ bepergian keluar Daerah atau Mudik Lebaran untuk membatasi dan mencegah penyebaran Covid – 19  lebih meluas.

“ASN yang tetap melakukan perjalanan keluar daerah karena alasan tertentu seperti keluarga sakit atau  meninggal agar memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan.

Termasuk , menunjukan surat Izin yang ditanda tangani oleh Pejabat Eselon II atau Kepala KanKemenag  Kabupaten/Kota, menunjukkan hasil Negativ Covid – 19 berdasarkan Polymerase Chai Reaction (PCR) Test/ Repit  Test atau surat keterangan sehat dari Dinas Kesehatan/Rumah Sakit/Puskesma/Klinik Kesehatan, dan Menunjukkan Identitas diri yang sah.

Pembatasan kegiatan bepergian keluar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti bagi ASN dalam Upaya Pencegahan  Penyebaran Covid – 19”, Tambah Kakanwil.

WFH bukan berarti ASN tersebut libur dengan aktifitas perkantorannya karena setiap ASN Kemenag Sulsel akan
diminta untuk melakukan pelaporan kepada atasan langsungnya, jika diperlukan bisa Share Lokasi sebagai wujud  pemantauan aktifitas WFHnya.

Seluruh ASN juga tetap pedomani SE Menag Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi  Pegawai Kemenag di Wilayah dengan Penetapan PSBB dan Perpanjangan Masa Pelaksanaan Tugas Kedinasan  di Rumah/Tempat Tinggal.

“Diharapkan hal ini dilaksanakan dengan sebaik baiknya oleh seluruh jajaran Kemenag di Sulsel, dan tak kalah  urgennya, tetap melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan satuan kerja dan unit kerjanya masing  masing, khususnya atasan langsungnya. (rls/hms).

#TRENDING

To Top