UNM Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Merdeka Belajar Secara Virtual

  • Whatsapp
UNM Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Merdeka Belajar Secara Virtual

 

UNM Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Merdeka Belajar Secara VirtualPANGKEP,UPEKS.co.id — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) bekerja sama
dengan Pusat KKN Universitas Negeri Makassar(UNM) menggelar pelatihan pengembangan perangkat  pembelajaran Merdeka Belajar secara virtual.

Bacaan Lainnya

Pelatihan Calon Guru pamong Mahasiswa KKN PPL Terpadu melalui Lokakarya Pengembangan Perangkat  Pembelajaran Berbasis Merdeka, belajar dalam situasi pandemi Covid-19, dilaksanakan secara online dan diikuti  partisipan di Kabupaten Pangkep melalui Aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (30/5/20).

Pelatihan dibuka Wakil rektor IV UNM, Prof Gurfran Darma Dirawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada  tim pengabdi dan peserta, khususnya dukungan dari stakeholders pendidikan di Pangkep sehingga melakukan  langkah cepat dalam memberikan solusi yang dihadapi dunia pendidikan saat ini.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Prof Bakhrani A. Rauf, menyampaikan kegiatan ini  diharapkan mampu mengembangkan, mengimplimentasikan dan menyebarluaskan pengetahuan mengenai pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Merdeka Belajar.

“Kondisi sekarang, kita tidak cukup hanya memikirkan sesuatu, tapi kita harus melakukan sesuatu meskipun dalam kondisi sulit seperti sekarang,”ujarnya.

Tim pelaksana kegiatan pelatihan ini, Amiruddin dan Muhammad Hasim. Dikatakan Amiruddin, kegiatan ini merupakan komitmen sebagai lembaga yang memiliki misi memberikan layanan kepada masyarakat untuk  peningkatan kualitas hidup masyarakat, bangsa, dan negara untuk terus melakukan peningkatkan kapasitas guru
meskpiun dalam situasi sulit dalam menghadapi pandemi ini.

“Kemudian sejalan dengan Program Baru dari Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yaitu Merdeka Belajar yang memerlukan inovasi-inovasi dari para guru terutama dalam masa Pandemi ini. Peran guru tidak bisa digantikan oleh teknologi, teknologi hanya bisa mengubah kebiasaan, tapi yang membentuk karakter dari siswa (peserta didik) adalah guru,”katanya.

Ditambahkan Hasim, Kegiatan ini tidak sampai hari ini, komunikasi antar pengabdi dan partisipan dilanjutkan  dengan memanfaatkan Aplikasi WhatsApp dan melalui Google Classroom.

Tujuannya, untuk menjalin komunikasi dan proses belajar hingga para partisipan mampu mengembangkan dan mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis Merdeka Belajar sesuai dengan keadaan dilingkungan  sekolah masing-masing guru dan pelatihan ini juga bertujuan untuk melatih guru-guru membuat RPP 1 lembar  sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019.

Mewakili Pemkab Pangkep, Kabid GTK DisDik yang juga insiator Kelas Perahu Rukmini, sangat menyambut baik  dan mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Makassar dan berharap kedepan dilakukan kerja sama dalam kegiatan-kegiatan pelatihan lainnya.

Salah seorang partisan dari MA DDI Padanglampe, Rahmatiah menuturkan, Pelatihan ini sangat tepat disaat  seperti ini sehingga ia menganggap pelatihan secara virtual ini merupakan kegiatan yang luar biasa bagi guru.

“Pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis merdeka belajar untuk guru dalam menghadapi  pandemi yang dilaksanakan LP2M UNM via daring, menurut saya efektif, menarik, dan mudah menurut saya, dan  juga sangat bermanfaat dalam mengembangkan perangkat pembelajarannya. Saya berharap ini bisa dilanjutkan  dan dikembangkan lagi kedepan,”katanya. (Sah).

 

Pos terkait