Akhirnya, Pemkab Selayar Izinkan Salat Fardhu Berjamaah di Masjid

  • Whatsapp
Akhirnya, Pemkab Selayar Izinkan Salat Fardhu Berjamaah di Masjid

Akhirnya, Pemkab Selayar Izinkan Salat Fardhu Berjamaah di Masjid

SELAYAR.UPEKS.co.id—Pemkab Selayar mengisinkan panitia atau pengurus masjid membuka kembali masjid  masing masing guna melaksanakan salat fardhu lima waktu,salat Jumat dan salat tarwih berjamaah dengan  mengikuti protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya,penyelenggaraan salat fardhu lima waktu,salat Jumat dan salat tarwih dalam suasana antisipasi dan  pencegahan pandemi covid-19 di Selayar dan mengacu Surat Edaran (SE) Menag RI Nomor 06 tahun 2020  tanggal 06 April 2020 dan Fatwa MUI No. 14 tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 M, tentang Penyelenggaraan  ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.

Izin tersebut merujuk surat edaran yang ditandatangani Bupati Selayar H. Muh Basli Ali yang ditujukan kepada  Para camat, lurah dan kepala desa, ketua Umum PD DMI,ketua Forsam dan para pengurus masjid se-kabupaten  kepulauan Selayar Senin (18/5/2020)

Dijelaskan, adapun protokol kesehatan yang harus diterapkan diataranya, sebelum masuk ke masjid meyakini  telapak tangan dan telapak kaki masih dalam keadaan bersih.

Jamaah diwajibkan memakai masker ke tempat salat, Jamaah yang kurang sehat sebaiknya salat di rumah  sedangkan jamaah yang baru datang dari zona merah wajib isolasi mandiri 14 hari di rumah.

Selain itu jamaah juga harus membawa sajadah sendiri, Meyakini pakaian dan sajadah dalam keadaan bersih,  hindari berjabat tangan,berpelukan dan cium tangan baik sebelum maupun sesudah salat dan ketika salat shaf  dirapatkan tetapi sebelum dan sesudah salat shaf dilonggarkan.

Tidak hanya itu, Imam membaca surah sesudah alfatiha tidak terlalu panjang maksimal surah Al’ A’la rakaat  pertama dan surah Al Ghaashiyah rakaat kedua,

Khatib berkhotbah Jumat sesingkat mungkin tetapi penuh hikmah dan sesuai syariat , seluruh pintu dan jendela  masjid harus dibuka.

Tempat shalat dalam masjid harus dibersihkan jika perlu dilakukan penyemprotan  disinfektan.

Jamaah keluar dan masuk masjid jangan berdesakan, membawa uang celengan yang dijamin bersih  dan hygienis Serta shalat Sunnah rawatib dikerjakan di rumah kecuali tidak memungkinkan.

Surat ini ditembuskan kepada para anggota Forkopimda kabupaten kepulauan Selayar,Kepala kantor kementerian  Agama kabupaten Selayar dan Ketua MUI Selayar. (Sya).

Pos terkait