Wings Air Bawa 65 Penumpang dari Makassar, Satu Orang Batuk dan Demam, dr Husaini: Jangan Hakimi Seseorang

  • Whatsapp
Wings Air Bawa 65 Penumpang dari Makassar, Satu Orang Batuk dan Demam, dr Husaini: Jangan Hakimi Seseorang

Selayar, Upeks.Co.id–Sebanyak 69 Penumpang Pesawat Wings Air dari Bandara Sulthan Hasanuddin Makassar menuju Bandara Aroeppala Selayar pagi ini. Ditemukan satu penumpang sedang mengalami batuk dan drmam. Suhu tubuhnya mencapai 36,3.

Hal tersebut diungkapkan oleh juru Bicara Gugus Tugas Penangan Covid-19, dr.Husaini,M.Kes.,kepada awak media melalui via telpon,Jumat (24/4/2020). malam

Bacaan Lainnya

Dikatakannya bahwa Jumlah penumpang dari Bandara Sulthan Hasanuddin menuju Bandara Aroeppala Selayar,yang tiba pagi ini sebanyak 69 orang.Satu penumpang NH (52)dari Makassar asal Selayar (Barugaia) yang di Uji Rapid Test(RDT) di Bandara Aroeppala Selayar karena memperlihatkan adanya gejala batuk dan demam hingga akhirnya di Uji Rapid test dan hasilnya diindiksikan positif.

Olehnya itu, akan ditindak lanjuti dengan test swab karena meskipun hasil Uji Rapid Testnya positif, tidak menutup kemungkinan di test swab nantinya itu positif. Jadi Uji Rapid test (RDT) itu, bukan anti gen atau bukan virusnya tapi antibodinya yang kita test.Ucapnya

Selain itu,iya juga mengatakan bahwa sebelumnya juga sudah ada beberapa yang dirapid test dan statusnya positif,dan Alhamdulillah melalui swab uji PCR(Polymerase Chain Reaction) hasilnya negatif”Tambanya

Lanjut ia mengatakan bahwa Jika pasien tersebut terindikasi positif, kemungkinannya pertama,corona positif dan kemungkinan kedua,dia terinfeksi virus yang sejenis corona tapi bukan corona covid-19, tapi corona virus lain seperti influensa.Jadi masih ada test selanjutnya yaitu test swab dan besok kita akan bawa ke makassar.

“Ini juga butuh beberapa hari baru bisa diketahui hasilnya karena banyak yang antri diperiksa swabnya dari daerah- daerah lain”Tukasnya

Lebih lanjut,ia mengatakan bahwa mengenai pasien yang berstatus ODP ini,sudah diisolasi dirumah sakit,meskipun sempat berkeliaran di area rumah sakit karena diduga pengaruh stress.

Tidak hanya itu,tadi juga sudah di sampaikan ke keluarganya, bahwa semua yang datang dari zona merah itu harus diisolasi sesuai dengan prosedur protokol pemerintah.Cuman salah satu  pasien yang dirapid test tadi,dan hasilnya positif ,meskipun test suhu tubuhnya normal yaitu 36,3,ini yang di isolasi di rumah sakit.Tandasnya

Mengakhiri keterangannya ia berharap, jangan terlalu cepat panik dan menghakimi seseorang,karena ada protokol kesehatan,tapi tetap waspada dan menjadikan ini sebagai pelajaran buat kita semua untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah.

“Kasihan pasien jika dihakimi dan dibully, apalagi tidak diterima oleh masyarakat. Padahal belum tentu hasilnya positif covid-19.Jadi jangan cepat menjustis,” pungkasnya.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat, agar mengikuti anjuran pemerintah,pake masker apabila keluar rumah, jangan menyentuh mulut,hidung,mata dan muka sebelum cuci tangan pake sabun dengan air mengalir,jaga jarak minimal dua meter, terapkan sosial distanching dan phisical distanching.Ujarnya.(Sya)

Pos terkait