Persakmi Lutra Bagikan Ribuan Masker di Tiga Kecamatan

  • Whatsapp
Persakmi Lutra Bagikan Ribuan Masker di Tiga Kecamatan

Persakmi Lutra Bagikan Ribuan Masker di Tiga Kecamatan

LUTRA, UPEKS.co.id — Para praktisi kesehatan yang berhimpun pada Perhimpunan Sarjana dan Profesional
Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Cabang Luwu Utara (Lutra) bergerak bersama lintas sektoral terkait  (Pemerintah Kecamatan, Pemdes, Koramil, dan Polsek).

Bacaan Lainnya

Ini bentuk kepedulian upaya pencegahan penularan COVID-19 dengan melaksanakan gerakan 1000 masker.

Gerakan dilakukan serentak kemarin, Selasa di tiga Kecamatan dengan ODP terbanyak, yakni Kecamatan  Masamba 25 orang, Kecamatan Malangke 22 orang dan Kecamatan Baebunta 21 orang.

Gerakan memakai masker tersebut bukan hanya di satu titik lokasi, namun difokuskan pada 3 Kecamatan di  wilayah Lutra yang terbanyak ODP nya.

Lokasi yang dipilih adalah fasilitas umum yang memiliki mobilitas masyarakat tinggi, yaitu di jalan umum dan di  pasar. Sasaran utama adalah pengendara motor dan mobil serta pedagang yang banyak berinteraksi dengan  banyak pembeli sehingga mempunyai risiko penularan yang cukup tinggi.

Bukan hanya sekedar membagikan masker, kata Ketua Persakmi Cabang Lutra Asmiati Thahir, SKM, MPH,  namun gerakan ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya masyarakat membiasakan diri menggunakan  masker, terutama saat beraktifitas di luar rumah.

Meskipun masker yang digunakan adalah masker kain, namun cukup efektif untuk mengurangi risiko penularan  COVID-19 di masyarakat.

” Penggunaan masker kain yang dilapisi tissue juga akan mengurangi pemakaian masker medis, sehingga pemenuhan kebutuhan untuk tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dapat terjaga,” tutur Asmiati pada  wartawan media ini, Rabu (15/4/2020).

Keberhasilan upaya memutus rantai penularan melalui physical distancing harus ditunjang dengan bentuk  intervensi kesehatan lainnya seperti, pembiasaan memakai masker saat beraktifitas dan berinteraksi dengan  orang lain di luar rumah.

Pembiasaan tersebut, juga akan meningkatkan kebutuhan masyarakat atas masker kain yg menjadikan potensi  perekonomian tersendiri bagi penjahit lokal, pedagang kain dan penjual masker.

Gerakan 1000 Masker Kain, tambah Ketua Persakmi Lutra didampingi Kepala Puskesmas (Kapus) Baebunta,  Hairul Muslimin, SKM merupakan awal dari rangkaian Gerakan Masyarakat Berdaya Lawan COVID-19.

” Tujuan besar tentunya adalah mempercepat memutus rantai penularan agar cepat terbentuk kekebalan  komunitas (herd immunity),” jelas Asmiati Thahir.

Sementara itu Hairul Muslimin, SKM, Kepala Puskesmas Baebunta menghimbau masyarakat untuk pakai masker  kain, jika ingin sehat & selamat dari virus corona.

” Masker kain dengan lapisan tissue menjadi pilihan terbaik masyarakat untuk menangkal COVID-19, maskernya murah dan mudah diperoleh ketimbang masker bedah yang langka dan mahal di pasaran. Gunakan saja masker kain.” harapnya. (yustus)

Pos terkait