BahasCovid-19, Gugus Tugas dan DPRD Gelar Rapat

  • Whatsapp
BahasCovid-19, Gugus Tugas dan DPRD Gelar Rapat

MAJENE, UPEKS.co.id–Tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran virus Corona atau covid-19 menggelar rapat dengan DPRD Kabupaten Majene, di ruang rapat DPRD, Sabtu (11/04/2020).

Rapat dipimpin wakil Ketua DPRD, Adiakhsan bersama Idwar, bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, Kepala Badan Anggaran dan Aset Daerah Kasman Kabil, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Ilhamsyah, Kepala PMD Andi Amriana Khaerani, Kadis Sosial Jafar dan Direktur RSUD Majene dr.Yupi.

Bacaan Lainnya

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Majene Ilhamsyah mengatakan, sebagai ketua tim gugus menyampaikan sejumlah progres penanganan covid 19 sejak tim gugus dibentuk di Majene, diantaranya mengadakan sosialisasi, penanganan ODP dan PDP dan penyemprotan disinfektan.

“Langkah preventif seperti membentuk posko di kantor perhubungan, menangani pasien yang 1 orang positif bersama keluarganya, melakukan pemantauan bagi orang berstatus ODP dan PDP serta  memaksimalkan tim medis yang merawat pasien,” ungkapnya.

Ilhamsyah juga mengatakan, selaku tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Majene juga sudah menyiapkan rancangan anggaran yang nantinya akan digunakan untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Majene,

“Kita juga sudah menunjuk juru bicara gugus tugas yaitu kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Majene, saudara Sirajuddin, nanti dia yang akan menjelaskan beberapa progress selama tim gugus dibentuk, termasuk juga rencana anggaran yang akan dibutuhkan,”katanya.

Sementara itu wakil ketua DPRD, Adiahsan mengapresiasi terhadap kerja tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Majene.  Ia juga mengatakan, rapat kali ini fokus pada pembahasan anggaran penanganan covid-19.

“Hanya saja kami minta agar anggaran yang telah diusulkan ini lebih terinci lagi, sesuai permintaan teman-teman anggota dewan lainnya. Mengenai soal persetujuan DPRD saya kira tidak ada masalah, kalau pemerintah minta persetujuan dari kami, tidak apa-apa, tidak juga pun boleh, hanya saja kalau nanti ada permasalahan dibelakang hari, DPRD tidak bertanggungjawab,” tegasnya.(Alimukhtar).

Pos terkait