Urais Kemenag Sulsel Bahas Penentuan Awal Ramadhan 1441 H

  • Whatsapp
Urais Kemenag Sulsel Bahas Penentuan Awal Ramadhan 1441 H

MAKASSAR, Upeks.co.id–Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sulsel H. Muhammad Nasir mengundang Kepala Seksi Kemasjidan Hisab rukyat dan Bina Syariah, Ketua Badan Hisab Rukyat, Kepala BMKG Prov.Sulsel, Ketua IMMIM, Ketua PWNU dan Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah dan Pakar Hisab Rukyat Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar, guna membahas penentuan awal Ramadhan 1441 H untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Rapat yang digelar di ruang kerja Kabid Urais, Rabu, (11/3/2020) mengahasilkan beberapa kesepakatan, yaitu momentum bulan suci ramadhan persatuan dan Kesatuan Umat Islam tetap terjaga. Sinergitas Antara ormas dan Kementerian Agama tetap terjalin dengan baik. Jadwal Imsyakiyah Ramadhan yang dikeluarkan oleh kementrian Agama menjadi acuan bagi masyarakat.Seluruh mesjid melaksanakan kalibrasi / mencocokkan jam yang ada di mesjid.

Rapat yang dipimpin langsung oleh H.Nasir ini, juga menyepakati melaksanakan rukyat hilal untuk penentuan 1 Ramadhan oleh Kementrian Agama dan ormas-ormas Islam di GTC pada tanggal 23 April 2020.

“Menurut perhitungan tinggi hilal diatas 3 derajat untuk 1 Ramadhan dan tinggi hilal pada tanggal 23 maret diatas 6 derajat dan untuk 1 syawal. Sehingga dimungkinkan 1 ramadhan dan 1 syawal tdk ada perbedaan. Namun kita tetap menunggu keputusan Menteria Agama RI,” jelas Nasir.

Sebagai tidak lanjut dari hasil rapat ini, nantinya akan dikirimkan jadwal Imsyakiyah Ramadhan ke 24 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan dan media massa serta media elektronik seperti RRi dan TVRI.

Semua peserta rapat juga berharap kiranyaa tidak ada perbedaan penentuan 1 Ramadhan tahun ini, sehingga umat muslim Indonesia dapat melaksanakan ibadah puasa dan Idul Fitri secara bersamaan.

Sebagai informasi bahwa PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020 sebagimana tertuang dalam dalam Maklumat PP Muhammadiyah nomor 01/MLM/I.0/E/2020 yang diunggah di situs resmi PP Muhammadiyah. (rls)

Pos terkait