Sebelum Kembali ke Kampus, Dinkes Takalar Periksa Suhu Badan Mahasiswa KKN

Sebelum Kembali ke Kampus, Dinkes Takalar Periksa Suhu Badan Mahasiswa KKN

Sebelum Kembali ke Kampus, Dinkes Takalar Periksa Suhu Badan Mahasiswa KKN

TAKALAR’,UPEKS.co.id—Meningkatnya jumlah warga yang terindikasi gejala virus Covid-19 membuat pemerintah
kabupaten Takalar semakin ketat dalam melakukan pengawasan.

Bacaan Lainnya

Bukan hanya dilakukan kepada warga, namun pengawasan juga dilakukan terhadap seluruh mahasiswa yang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sembilan kecamatan di Takalar.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Bupati Takalar menginstruksikan agar mahasiswa yang sedang  menjalankan KKN untuk sementara waktu dipulangkan masing-masing ke kampusnya hingga kondisi mulai  kondusif.

Instruksi yang dikeluarkan oleh Bupati Takalar Sabtu (28/3/2020) ini juga dikarenakan salah satu mahasiswa yang  sedang KKN di Takalar masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh Dinas Kesehatan karena  menunjukkan salah satu gejala terkena Covid-19 atau lebih dikenal dengan virus corona.

“Salah satu mahasiswa KKN yang menunjukkan gejala deman tinggi 39,1°c, menggigil tidak batuk. Setelah  ditelusuri oleh tim PSC. Pasien ini memiliki riwayat kontak dengan salah satu teman KKNnya yang juga pernah  kontak dengan salah satu dosen yang positif terkena Covid-19,” Papar Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Rahmawati.

Dokter Rahmawati menambahkan bahwa keluhan pasien ODP ini muncul setelah kurang lebih sepekan pasca kontak  dengan rekannya tersebut.

Olehnya itu, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, Pemerintah  mengambil tindakan dengan memulangkan seluruh mahasiswa yang sedang KKN di Takalar.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati sudah menindaklanjuti dengan menginstruksikan agar memulangkan ke kampusnya  semua mahasiswa KKN yang ada di Takalar,” tambah Kadis.

Sebelum memulangkan seluruh mahasiswa KKN, Dinas Kesehatan melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap  seluruh mahasiswa dan pemilik rumah posko KKN mahasiswa tersebut.(Jah)

Pos terkait