Corona Meresahkan, BAZNAS Enrekang Sosialisasi Zakat

  • Whatsapp
Corona Meresahkan, BAZNAS Enrekang Sosialisasi Zakat

Corona Meresahkan, BAZNAS Enrekang Sosialisasi ZakatENREKANG,UPEKS.co.id -Di tengah maraknya wabah virus corona atau Covid-19, beberapa daerah sudah
melakukan Lock Down atau mengurangi aktivitas bahkan mengunci supaya mobilitas masyarakat dapat dibatasi.

Meski demikian, Kabupaten Enrekang masih belum menerapkan Lock Down bahkan pasar, kantor-kantor dan  tempat layanan publik masih terap normal.

Bacaan Lainnya

Demikian pula Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang, masih tetap melakukan sosialisasi  pentingnya zakat, infak, dan sedekah di pedesaan, khususnya daerah pertanian.

Terkait itu, Jumat, (20/3/2020) Baznas Enrekang sosialisasi zakat pertanian di Masjid Al-Barkah, Garutu Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang. Dihadiri lebih dari seratus peserta.

Pimpinan Baznas Enrekang, Dr Ilham Kadir memiliki alasan. “Sebenarnya jadual sosialisasi ini sudah dirancang  sejak sebulan lalu, undangan sudah beredar, anggota majelis taklim yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak  sudah melakukan persiapan matang, jadi kami hanya datang mengisi materi pengajian dengan tema zakat, infak  dan sedekah,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dengan merebaknya virus corona maka beberapa agenda sosialisasi dibatalkan.

“Sebenarnya hari ini ada juga undangan untuk acara serupa di Kecamatan Anggiraja, kami batalkan karena mengikuti instruksi pemerintah pusat supaya sebisa mungkin menjaga social distance, jadi kami juga sudah  berusaha menahan beberapa kegiatan demi mencegah terjadinya hal yang tidak dinginkan,” tegasnya.

Ada pun materi yang disampaikan, tetap berkenaan dengan tupoksi Baznas yakni zakat, infak dan sedekah, tapi juga dihubungkan dengan wabah corona.

“Kita wajib meyakini hadis Nabi bahwa sedekah bisa menjadi obat, Dawuu mardhakum bil-shadaqah. Obati sakit  kalian dengan bersedekah. Dan bisa jadi dengan perantara sedekah virus corona akan dijauhkan Allah dari kita  semua,” terang Dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang ini.

Dalam acara tersebut, hadir para tokoh masyarakat, Kepala Desa Cemba, Pimpinan Baznas lainnya, Ustads  Baharuddin, dan Ketua UPZ Kecamatan Enrekang, Ustad Yahya.

Ustadz Baharuddin tampil memaparkan program pengumpulan dan pendistribusian Baznas Enrekang.

“Kami dari Baznas mengajak semua hadirin, terutama ibu-ibu sebagai bendahara rumah tangga untuk menghitung  dengan benar uang tabungan, hasil panen, atau emas yang disimpan, kalau sudah memenuhi syarat-syarat wajib  zakat, maka datanglah ke Baznas,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan program pendistribusian bahwa semua wajib berpartisipasi, menyampaikan ke UPZ atau  langsung ke Kantor Baznas jika ada warga yang berhak untuk dibantu, utamanya fakir dan miskin. (Sry).

Pos terkait