Antisipasi Covid-19, Dispopar Tutup Akses Sarana Olah Raga dan Obyek Wisata

  • Whatsapp
Antisipasi Covid-19, Dispopar Tutup Akses Sarana Olah Raga dan Obyek Wisata

Antisipasi Covid-19, Dispopar Tutup Akses Sarana Olah Raga dan Obyek Wisata

ENREKANG UPEKS.co.id— Langkah preventif diambil Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar)
Kabupaten Enrekang, buntut mewabahnya penyebaran virus corona, dengan menutup semua sarana parasarana
olahraga dan fasilitas wisata yang ada di Kabupaten Enrekang.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikatakan Kepala Dispopar Kabupaten Enrekang, Dadang Sumarna, Minggu (22/3). “Sudah ada edaran  Bupati Enrekang Nomor: 338/757/SETDA/2020 tertanggal 21 Maret 2020, tentang Pencegahan Penyebaran  Corona Virus Disease 19 (COVID-19) di Kabupaten Enrekang,” kata Dadang Sumarna.

Salah satu poin di dalam edaran tersebut menurut Dadang Sumarna adalah, menutup semua obyek wisata, baik  yang dikelola pemerintah maupun perseorangan atau swasta.

Tempat wisata yang dikelola pemerintah Kabupaten Enrekang antara lain permandian Alam Lewaja, Gunung Nona  Villa Bambapuang dan pendakian Gunung Latimojong.

Selain itu, sarana olahraga seperti stadion Massenrempulu
dan GOR Kukku juga ditutup.

“Selain yang dikelola pemerintah, tempat wisata lainnya yang dikelola oleh perseorangan atau swasta, agar untuk  sementara tidak menjalankan aktifitas,” lanjut Dadang Sumarna.

Beberapa lokasi wisata yang ada di Enrekang dan dikelola swasta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan antara lain permandian Maballo, permandian di Saruran, permandian Waterbak Matua, wisata alam Dante Pina dan wisata alam Buttu Macca.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan dan Destinasi Pariwisata Dispopar Enrekang, Maryadi ikut mengimbau kepada pengusaha kafe bernyanyi dan warung kopi (warkop) yang ada di Enrekang ikut mematuhi dan melaksanakan edaran Bupati tersebut.

“Meski tidak ada di dalam surat edaran untuk menutup usaha kafe, warung atau warkop, paling tidak mereka memiliki kesadaran. Kalaupun ada yang buka mohon menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer,” harap Maryadi.

Lanjut dikatakan Maryadi, surat edaran tersebut mulai berlaku pada tanggal 21 Maret 2020, hingga batas waktu yang akan ditetapkan kemudian, sambil mengikuti perkembangan penyebaran virus corona.

Beberapa agenda kegiatan Dispopar Kabupaten Enrekang juga ikut dibatalkan. Seperti seleksi calon Paskibraka.

“Sedianya kita akan melaksanakan seleksi calon paskibraka tanggal 19 Maret lalu. Tapi kita tunda dan menunggu jadwal selanjutnya dengan menyusaikan jadwal dari panitia seleksi calon paskibraka provinsi Sulsel,” kata Ketua Panitia Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Enrekang, Muliyadi.

Kegiatan lainnya yang ditunda adalah pelantikan pengurus Askab PSSI Kabupaten Enrekang dan turnamen sepakbola antar kecamatan usia 17 tahun.(Sry)

Pos terkait