ANEKA

Bupati Apresiasi Pemusnahan BMN oleh KPPBC Malili

LUTIM.UPEKS.co.id—Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler mengapresiasi pemusnahan Barang Milik Negara senilai
Rp. 1,7 Miliar lebih yang dilakukan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C  Malili, Rabu (18/12/2019) di halaman Kantor KPPBC TMP C Malili Jalan By Pass Kota Malili.

Barang milik negara yang dimusnahkan tersebut merupakan barang dari hasil penindakan KPPBC TMP C Malili pada akhir tahun 2018 sampai dengan Semestet I 2019.

Menurut Bupati, pemusnahan barang oleh Bea Cukai Malili hasil dari penindakan ini berarti kita menyelamatkan  aset milik negara dalam rangka penertiban barang-barang agar semua ilegal karena sangat berdampak pada  pemasukan negara.

“Kegiatan-kegiatan yang melanggar itu tentunya akan mengakibatkan kerugian materiil dan immateriil bagi  masyarakat dan negara,” jelas Husler.

Hosting Unlimited Indonesia

Bupati menilai, kegiatan pemusnahan yang dilakukan adalah bentuk transparansi pelaksanaan tugas dan fungsi  bea dan cukai, khususnya di bidang penindakan.

“Untuk itu, Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya karena telah melaksanakan  kegiatan pemusnahan dan juga telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban untuk  pemasukan dan peredaran barang ilegal,” ungkap Bupati usai memusnahkan barang bukti tersebut bersama  unsur Forkopimda dan Pihak Bea Cukai.

Senada dengan pernyataan Bupati, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian  Selatan, Parjiwa mengatakan, kegiatan pemusnahan merupakan bentuk dari transparansi pelaksanaan tugas dan  fungsi Bea Cukai.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Malili, Mokhammad  Slamet Imam Santoso mengungkapkan rincian barang yang dimusnahkan terhadap barang bukti hasil penindakan  pada akhir 2018 hingga semestet I 2019.

Diantaranya, 2.453.990 batang hasil tembakau berupa rokok dan 330 Botol minuman mengandung etil alkohol asal  lokal dan impor, dimana perkiraan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan Rp789 juta lebih.

Acara pemusnahan dilanjutkan penandatangan berita acara pemusnahan dan pembakaran rokok ilegal juga  dirangkaikan dengan pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) KPPBC Tipe Madya Pabean C Malili. (citizen report/hms).

#TRENDING

To Top