DPMDP3A Latih 32 Desa Kader AMPL Desa Keberlanjutan PAMSIMAS

DPMDP3A Latih 32 Desa Kader AMPL Desa Keberlanjutan PAMSIMAS

DPMDP3A Latih 32 Desa Kader AMPL Desa Keberlanjutan PAMSIMAS

BANTAENG,UPEKS.co.id—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,Perlindungan Perempuan dan perlindungan  Anak (DPMDP3A) Kabupaten Bantaeng didukung Regional Oversight Management Services (ROMS)15 Bantaeng  pelatihan Kader Air Minum dan Penyehatan Lingkungan(AMPL)untuk desa keberlanjutan PAMSIMAS di Hotel
Ahriani, Bantaeng,Selasa, 1 oktober 2019.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti 32 orang peserta yang berasal dari 32 desa yakni,Desa Karatuang,Onto,Kayu loe,Bonto  Jaya,Bonto Langkasa,Bonto Loe,Bonto Cinde,Mamampang,Barua,Parang loe,Pa’bumbungan,Mappilawing,Baji
Minasa,Tombolo,Biang loe,Borong loe,papan loe,Baruga,Bonto Maccini, Bonto Karaeng,Bonto Mate’ne,Bonto Bontoa, Labbo, Pattaneteang, Campaga,Bonto Tappalang,Balumbung,Bonto Daeng,Bonto Tangnga,Bonto  Tallasa,Bonto Rannu  dan desa Bonto Marannu.

Indrawan Lestari,S.STP, MM Kabid FUEM,SDA dan TTG DPMDP3A Kqbupaten Bantaeng mengatakan, Program  Pamsimas merupakan salah satu upaya kita dalam mendukung pencapaian target 100% akses air minum dan  100% akses sanitasi yang layak di wilayah perdesaan pada akhir tahun 2019.

Secara nasional capaian akses air minum layak sampai akhir tahun 2017 adalah sebesar 72.04%, sedangkan  untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan kerja keras semua pihak,diperlukan kolaborasi semua program  agar dapat mewujudkan kondisi 100% akses.Saat ini tersedia banyak sumber pendanaan dan program yang siap  membantu kita semua untuk mewujudkan target tersebut.

Kebutuhan air minum dan sanitasi harus menjadi prioritas utama terlebih dahulu di setiap desa agar kegiatan  pembangunan penyediaan sarana air minum dan sanitasi dapat pemberdayaan masyarakat dan pembangunan  partisipatif melalui perencanaan program Pamsimas.

Diyakini, semua akan tersenyum bahagia apabila semua warga masyarakat kita mendapatkan kemudahaan dalam
mendapatkan air bersih, tidak ada lagi satu pun warga masyarakat kita yang buang air besar sembarang.

Sehingga semua warga masyarakat desa kita menjadi sehat, produktivitas kerja masyarakat desa menjadi  meningkat dan akhirnya desa kita menjadi sejahtera. Semua berawal dari tersedianya sarana air minum yang  aman dan sarana sanitasi yang layak, tuturnya.

Muh Rusli Partang selaku ketua panitia kegiatan tersebut mengatakan, pelatihan ini bertujuan mereview  pelaksanaan  peran kader AMPL dalam mengawal isu isu pembangunan AMPL di Desa.

Selain itu,adapun hasil yang diharapkan adalah tersedianya kader AMPL Desa yang mampu dan terampil dalam  melaksanakan tugasnya sesuai kebutuhan program,khususnya dalam melaksanakan tugas mengawal isu isu  AMPL dalam program pembangunan AMPL berbasis masyarakat, jelasnya.

Kegiatan ini dibuka oleh DPMU Pamsimas dari Unsur Dinas PMDP3A Indrawan Lestari,S.STP, MM yang juga  Sebagai Kabid FUEM,SDA dan TTG DPMDP3A Bantaeng,

Turut hadir Kasatker PIP Bantaeng Amiruddin Nur,ST, MM yang juga kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkintan  Bantaeng, Muh.Rusli Partang District Coordinator PAMSIMAS Kabupaten Bantaeng yang juga ketua panitia  kegiatan tersebut. (IPA)

Pos terkait