MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), apel gelar penanganan kebakaran hutan dan lahan di Area Parkiran Belakang Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kamis, (15/9/19).
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya, meminta kepada tim petugas penanganan Karhutla di Sulsel untuk memperketat pengawasan pembukaan lahan berpindah-pindah yang menjadi salah satu pemicu kebakaran.
Menurutnya, di Sulsel masih ada pembukaan lahan berpindah karena cara itu dianggap paling murah, cukup membakar hutan atau lahan untuk menjadi areal perkebunan.
Dengan demikian kata Nurdin Abdullah, pihaknya meminta agar tim Satgas dan masyarakat diminta memfokuskan diri untuk memantau aktivitas tersebut.
“Jadi masyarakat yang melintas kemudian melihat ada kebakaran hutan atau lahan, harus segera melaporkan. Pasalnya pada musim kemarau ini, banyak daun kering yang mudah terbakar, “katanya.
Sementara Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi menuturkan, pihaknya secara intens dan terstruktur siap membantu tim Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hingga level terendah di lapangan.
“Sinergisitas semua pihak sangat penting agar empat titik api yang terdeteksi di wilayah Sulsel tidak meluas. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat hingga level bawah untuk menguatkan kerjasama dalam penanganan Karhutla”, tuturnya.
Hadir pada apel tersebut diantaranya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Hamidin dan Direktur Logistik BNPB Dra. Prasinta Dewi.
Turut pula dihadiri para pejabat teras Kodam Hasanuddin, Forkopimda Pemrov Sulsel, Forkopimda Kabupaten Gowa dan Maros serta beberapa stakeholder.(Jay).




