ENREKANG, UPEKS.co.id — Setelah menggelar Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan Calon terpilih, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Enrekang yang berlangsung kemarin (14/8/2019). KPU menyatakan Partai Golkar sebagai peraih kursi terbanyak pada Pemilihan Legislatif tahun 2019.
Selain berhasil mendudukkan 6 orang Calegnya, Partai Golkar juga meraih suara terbanyak pada Pemilihan Umum tahun ini. Caleg dari Partai Golkar yang meraih suara tertinggi adalah Rachmat Saleh dari Daerah Pemilihan Enrekang 3 dengan perolehan suara 5.277.
Itu artinya Golkar kembali akan memimpin DPRD Enrekang selama lima tahun kedepan, setelah sebelumnya ditumbangkan oleh PAN sebagai Partai dengan perolehan suara terbanyak.
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Enrekang H. Muslimin Bando menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaannya kepada Golkar sehingga berhasil mengantar 6 orang Calegnya duduk di DPRD Enrekang.
” Alhamdulillah saya selaku Ketua DPD II Partai Golkar merasa bersyukur karena masyarakat memberikan kepercayaan kepada Golkar sehingga bisa mendudukkan enam Calegnya di DPRD dan In Syaa Allah inilah nanti yang akan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Enrekang”. Kata Muslimin Bando.
Muslimin Bando berharap agar seluruh Anggota DPRD terpilih dapar bersinergi secara maksimal dengan Pemerimtah daerah sebagai mitra dan partner dalam memajukan Kabupaten Enrekang.
Menyoal siapa nanti yang akan diusulkan sebagai Ketua DPRD Enrekang, Muslimin Bando mengatakan pihaknya mengusulkan 6 nama Caleg terpilih ke DPD I Golkar untuk diseleksi.
” Saya dalam mengusulkan nama sangat demokratis. Jadi enam nama semuanya saya usulkan ke DPD I cuman saja ada dua orang yang mengundurkan diri jadi sekarang sisa empat orang”. Kata Ketua Golkar yang juga Bupati Enrekang dua periode ini.
Ia mengatakan keempat nama tersebut telah diserahkan kepada Timsel Pemilihan Ketua DPRD Kabupaten/Kota untuk diseleksi.
” Kita tinggal menunggu siapa nama yang dikirim kembali yang dianggap layak memimpin DPRD Enrekang sesuai kriteria dan syarar yang berlaku”. Pungkasnya.
Setelah Golkar, Nasdem Berada diurutan Kedua yakni 5 kursi, disusul PAN, PKS, Demokrat dan Gerindra masing – masing 3 kursi,Hanura dan PBB 2 kursi, PDIP, PPP dan Perindo masing – masing 1 kursi( Sry)




