67 Tenaga Ahli Keagamaan Terima SK Bupati Enrekang 

67 Tenaga Ahli Keagamaan Terima SK Bupati Enrekang 

ENREKANG, UPEKS.co.id — Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando menyerahkan SK kepada 67 orang
Tenaga Ahli Keagamaan. SK diserahkan pada acara Launching Sekaligus Penyerahan SK Pengangkatan Tenaga
Ahli Keagamaan Tahun Anggaran 2019. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Minggu
(25/8/2019).

Bacaan Lainnya

Muslimin Bando mengatakan SK tersebut berlaku mulai tanggal 1 Agustus 2019. Untuk tahun ini anggaran untuk
Tenaga Ahli Keagamaan sebanyak 2 Miliar diambil dari APBD 2019.

Acara Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Sulsel H. Anwar Abubakar, S. Ag. M. Pd, Wakil Rektor IV Universitas
Muhammadiyah Makasar Bid. Kerjasama Ir. H. Saleh Molla, MP, Kepala Kemenag Enrekang H. Kamaruddin, Plh
Sekda Enrekang H. Baba, Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Desa dan 67 Tenaga Ahli Keagamaan.

Bupati mengatakan untuk mewujudkan Visi Misi Enrekang Maju, Aman, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan,  Pemkab Enrekang perlu melahirkan Tenaga Ahlj Keagamaan dari generasi Millenia yang akan memandu  masyarakat untuk memakmurkan Masjid.

Untuk tahun ini 67 orang yang telah mendapat SK akan segera menuju tempat mereka bertugas sesuai SK masing
– masing. Dari 67 orang Da’i itu baru sekitar 20% yang sudah berkeluarga, selebihnya masih lajang karena  memang mereka masih sangat muda tetapi sudah menyandang gelar S1.

Selain itu, telah fasih dalam urusan agama karena selain telah mendapatkan pembekalan, para Tenaga Ahli ini  rata – rata lulusan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Bupati mengatakan, Tenaga Ahli Agama yang diangkat Pemda rata-rata usia muda dengan tujuan untuk  menghadapi masalah dan tantangan yang begitu kompleks di era millenial.

Dikatakannya, zaman millenial harus dihadapi oleh Anak-anak tenaga ahli agama millenial juga yang paham
karakter dan masalah anak millenial.

Dia menekankan Tugas Tenaga Ahli Agama, mampu jadi imam Masjid yang baik dan menarik, mampu jadi guru
mengaji, mampu jadi khatib jum’at dan mampu menjadi da’i.

Seluruh Tenaga Ahli Agama diharapkan mempunyai wawasan luas sehingga bisa memberikan pencerahan  kepada masyarakat dimana Ia akan ditempatkan, kata Bupati.

Selain itu Tenaga Ahli agama juga diharapkan bisa sosialisasikan program pemerintah yang ada kaitannya
dengan ajaran agama. misalnya terkait mengatur kelahiran, stunting dll.

“Banyak tantangan yang akan dihadapi oleh tenaga ahli agama di lapangan nantinya, saya berharap seluruh  tenaga Ahli agama bisa mempersiapkan mental yang baik untuk hadapi tantangan ini. Tenaga ahli agama bisa  melanjutkan pendidikannya ke program magister bahkan hingga Doktor,” pungkasnya.

“Saya juga, minta agar kalian membukan tempat untuk para Tahfis Quran belajar. Sslain itu tolong bantu UPZ yang
ada di Desa tempat kalian bertugas untuk sosialisasikan zakat yang sudah di-Perdakan,” harap Bupati.

Di tempat yang sama, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Anwar Abubakar mengatakan, para Tenaga Alhi Keagamaan
yang akan ditempatkan didesa – desa harus tahu dan paham tugasnya. Ia harus menjadi sumber informasi utama
jika ada, masyarakat yang ingin belajar Agama atau ingin mendapatkan pencerahan mengenai agama.

“Jadi selain melaksanakan tugas pokoknya, Tenaga Ahli ini juga harua punya kelebihan lain. Kalian harus  bekerjasama dengan Pemerintah setempat untuk memberikan pencerahan agama kepada masyarakat. Kalian  adalah Da’i, Muballig yang harus bisa menjawab setiap pertanyaan masyarakat menyangkut Agama,” tandas Anwar.

Kepada Pemerintah Kabupaten Enrekang,Kakanwil Kemenag Sulsel memyampaikan terima kasihnya karena telah
melaksanakan Program yang sifatnya membantu Kemenag.

Ia meminta jika memungkinkan,Pemkab juga nenyeliokan program pendidikan penyelenggaraan Jenazah. ” Bekali
diri disamping teori juga praktek karena didalam masyarakat ada hal – hal yang tidak bisa dihindari, kita harus  terlibat dalam kegiatan kemasyarakat. Terima kasih kepada Bupati yang telah membantu program – progran  Kemenag,” tutur Anwar Abubakar. ( Sry).

Pos terkait