
PALOPO, UPEKS.co.id – Buku tulis yang banyak digunakan oleh para pelajar, SD, SMP dan SMA di Tahun ajaran baru ini 2019 – 2020, mengalami lonjakan harga, berkisar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu rupiah.
Lonjakan harga buku tulis ini, ditemukan di Pusat Niaga Palopo (PNP), di Jl. Durian Kelurahan Ammasangan Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sabtu (13/7/2019) siang tadi.
Salah satu pedagang buku tulis Firmansyah, yang ditemui di Pasar Niaga Palopo, membenarkan akan adanya lonjakan, atau kenaikan harga buku tulis tersebut.
“Harga buku tulis saat ini berkisar Rp30.000 sampai Rp40.000 ribu per paknya, dengan isi 10 buku,” ujar Firmansyah.
Firmansyah menjelaskan, harga buku saat ini berbeda dengan tahun lalu, dimana omset keuntungan bisa mencapai Rp100 ribu rupiah setiap kartonnya, namun di tahun 2019 ini, menurun drastis hingga Rp50 ribu rupiah.
“Mau bagaimana lagi, kami juga ambil barang, dengan patokan harga berbeda dari biasanya,” keluh Firmansyah.
Sementara itu, Fathur, salah satu pembeli menuturkan, naiknya harga buku tulis, tidak mempengaruhi niatnya, untuk melengkapi kebutuhan dasar sekolah bagi ke empat anaknya.
“Yah kita maklumi saja, mungkin karena lagi musimnya, yang terpenting bagi kami saat ini, bagaimana kebutuhan anak-anak untuk di sekolah bisa terpenuhi,” tutur Fathur
Dari pantauan di lapangan, harga buku tulis dengan isi 38 lembar dari harga Rp20 ribu rupiah, naik menjadi Rp30 ribu rupiah, kemudian isi 42 lembar dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu rupiah, dan isi 52 lembar dari Rp35 ribu, naik menjadi 40 ribu rupiah. (Awi)
Ketgam : Firmansyah Pedagang Buku Tulis di Pasar Niaga Palopo. Foto : Awi, Sabtu 13/7/19




