MAJENE, UPEKS—Kasus penemuan bayi laki-laki oleh warga di pos kamling, Dusun Luaor, Desa Bonde, Kecamatan Pamboang pada Jumat pagi (5/7) lalu masih terus didalami pihak Kepolisian. Sejauh ini pihak Kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri yang diduga pelaku pembuang bayi.
Menurut Kasat Reskrim Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan, hingga hari ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang tega membuang bayi. Sejumlah saksi-saksi sudah dimintai keterangan.
“Masih kita kembangkan kasusnya, sekarang masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan kami pun sudah mengantongi ciri-ciri yang diduga pelakunya, kami mengharapkan informasi dari masyarakat dalam mengungkap kasus ini,”kata AKP Pandu dihubungi melalui telpon, Rabu(10/7).
Pandu menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan menyebutkan, bayi laki-laki tersebut dibawa ke pos ronda oleh sepasang lelaki dan perempuan yang masih muda dengan menggunakan sepeda motor.
“Ciri-ciri sepeda motor yang digunakan pelakunya yaitu motor Yamaha Jupiter MX 135 dengan warna kombinasi hijau dan hitam serta lis stiker biru di body bagian belakang, menggunakan velg bintang berwarna biru, knalpot standar, di bagian belakang tidak menggunakan plat nomorkendaraan, serta tidak menggunakan
spion,”ungkapnya.
Sementara ciri-ciri pengendara motor kata Pandu, laki-lakinya tinggi badan diperkirakan 165 sentimeter dengan usia sekitar 20 atau 25 tahun, badan kurus dan muka tirus, rambut pendek dan warna kulit hitam.
Sementara cirri-ciri siperempuan diperkirakan berusia 18 hingga 22 tahun, dengan tinggi badan antara 150 hingga 155 sentimeter, badan sedikit gemuk dan muka bulat, paras cantik, warna kulit putih dengan rambut hitam lurus sepundak serta tidak menggunakan jilbab saat kejadian.
“Orang yang melihat pada malam itu pelaku perempuan membawa bayinya, menggunakan daster berwarna pink dan terdapat noda bercak darah di bagian pinggang ke bawah. Kami berharap kasus ini secepatnya terungkap,”pungkasnya. (Ali).




