MAKASSAR, UPEKS.co.id — Tim Macan Satuan Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar,
melumpuhkan pelaku peredaran narkotika jenis sabu jaringan Makassar-Sinjai, Rabu (19/6/19).
Pelaku yakni Sulaiman alias Sul (33) warga asal Desa Pattongko Kabupaten Sinjai. Sebelum dilumpuhkan, pelaku terlebih dahulu ditangkap di Jl Sumba depan Dunia Karaoke yang dipimpin Kasubnit, Ipda Hendra Firdaus.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, setelah berhasil ditangkap, kemudian dilakukan pengembangan terhadap jaringan atasnya. Terduga pelaku menunjukkan tiga tempat yang berbeda di Makassar.
Namun, hingga pada lokasi terakhir, pelaku Zul melakukan perlawanan dengan cara mendorong dan memukul petugas kemudian melarikan diri. Sempat diberikan tembakan peringatan tiga kali, namun tidak diindahkan.
“Sehingga dengan terpaksa petugas melakukan upaya tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku pada bagian kaki. Usai dilumpuhkan, terduga pelaku dibawa ke Rs Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, ” kata Diari, Rabu (19/6/19).
Diari menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap setelah di peroleh informasi bahwa akan terjadi transaksi Narkoba di Jl Sumba. Personil kemudian menindaklanjutinya dan mengecek informasi tersebut di lokasi.
“Pelaku sempat dilakukan pengintaian dan pembuntutan mulai dari Jl Dg Tata. Hangga sampai di Jl Sumba tepatnya didepan Istana Karaoke pelaku langsung diamankan dan dilakukan penggeledahan, ” jelas Diari.
Saat dilakukan penggeledahan lanjut Diari, ditemukan disaku celana depan sebelah kiri bawah satu bungkusan rokok berisikan tujuh saset saabu sabu. Sedangkan satu bungkusan rokok ditemukan di saku celana bagian kanan bawah berisikan dua saset sabu.
“Selain sabu-sabu, ditemukan pula alat timbang skil yang disimpan di saku kiri atas celana pelaku, satu buah pireks dan dua HP ” lanjut mantan Kapolsek Ujungpandang ini.
Diari menambahkan, diperoleh keterangan bahwa sabu itu rencananya akan dibawa oleh pelaku ke daerah Sinjai untuk diperjual belikan. Pelaku telah mengedarkan narkotika di Sinjai kurang lebih setahun terakhir.(penulis: Jay).

