PANGKEP,UPEKS.co.id — Dinas perikanan kabupaten Pangkep, menjadikan pulau Sabutung, sebagai Hatchery
atau pusat industri penetasan bibit perikanan.
Kepala dinas perikanan Pangkep, Andi Farida mengatakan, haychery ini baru dibangun akhir tahun 2018 dan mulai beroperasi awal tahun 2019. Untuk saat ini, Hatchery di pulau Sabutung dikembangkan benur udang Vaname.
“Saat ini baru diuji kembangkan benur vaname, produksi baru sekira dua juta ekor benur udang Vaname. Kedepan, akan kita coba juga bibit Kerapu, udang windu dan ikan bandeng,”ujarnya.
Lanjutnya, dengan hadirnya Hatchery ini, diharapkan kedepan pulau Sabutung menjadi pusat industri benur di
Pangkep.
“Ini harapan kita untuk jangka panjang, pulau ini sebagai penghasil benur untuk bibit perikanan. Kita juga
harapkan, lahir pengusaha perikanan dari pulau ini,”tambahnya.
Hatchery ini lanjutnya, juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga. Pasalnya, tenaga yang dipakai adalah warga setempat yang telah menyelesaikan pendidikn disiplin ilmu perikanan.
Sementara itu, Anggota DPRD Pangkep, Budiamin usai meninjau Hatchery bersama ketua DPRD Pangkep Andi
Ilham Zainuddin dan sejumlah anggota DPRD Pangkep, mengatakan, keberadaan Hatchery ini, menjadikan pulau
bukan hanya penghasil, tapi juga produksi bibit.
Kehadiran Hatchery juga ini bukti perhatian pemerintah akan kebutuhan bibit perikanan.(Sah).




