Naiknya Tarif Parkir di Boulevard saat Bulan Puasa Akibat Setoran Naik, Bukan Jatah Polisi

  • Whatsapp

Naiknya Tarif Parkir di Boulevard saat Bulan Puasa Akibat Setoran Naik, Bukan Jatah Polisi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Naiknya tarif parkir di Jl Boulevard khususnya di depan RM Yammy saat bulan puasa
sempat viral di Media Sosial. Naiknya tarif parkir tersebut, awalnya diduga karena adanya permintaan jatah oknum
anggota Polri.

Bacaan Lainnya

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, AKP Alex Dareda mengatakan, terkait adanya hal tersebut pihak  Polrestabes Makassar telah melakukan penyelidikan di lapangan. Hasilnya pun tidak seperti informasi yang  beredar.

Alex menceritakan, tarif normal parkir hanya Rp 2.000/ sepeda motor, namun saat bulan puasa tarif parkir per  sepedan motor naik Rp 5.000. Kenaikan tarif parkir kendaraan roda dua itu, terjadi saat jelang lebaran.

Isu negatif pun berkembang. Kenaikan tarif parkir itu karena diduga ada setoran ke oknum anggota Polri. Hal itu  pun sempat menjadi perbincangan warganet di media sosial Facebook.

“Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Polrestabes Makassar, kenaikan tarif parkir tersebut sama  sekali tidak ada oknum anggota Polri yang menerima jatah ataupu setoran juru parkir, ” kata Alex, Minggu  (16/6/19).

Alex menjelaskan, hasil penyelidikan di lapangan, sehubungan dengan adanya kenaikan tarif parkir hingga Rp 5.000/sepeda motor akibat kenaikan pajak perparkiran dari Perusahaan Daerah (PD) Parkir.

“Jadi naiknya tarif Parkir itu karena naik pula pajak parkir yang harus disetor tukang parkir. Itu tidak ada sama  sekali setoran ke oknum Polri dan itu diterima langsung oleh lelaki Daniel dari PD Parkir, ” jelasnya.

Lanjut Alex menyebut, naiknya tarif parkir kendaraan di Boulevard khususnya di depan RM Yammy, karena setiap  lokasi parkir setoran pajaknya naik. Terkhusus saat bulan puasa.

“Hasil penyelidikan di lapangan, setiap lokasi parkir pajaknya Rp 40.000-60.000/hari. Naik Rp 20.000 dari hari  bisanya. Itu disetor setiap pukul 22.00 Wita Malam. Tapi kenaikan itu hanya saat bulan puasa. Setelah lebaran  akan kembali normal, ” tutupnya.(Jay)

Pos terkait