
MAKASSAR, UPEKS.co.id–PT Dharma Lautan Utama (DLU) menyiapkan 38 armada untuk melayani angkutan mudik dan liburan sekolah. Di cabang Makassar sendiri menyiapkan 3 armada untuk melayani tiga rute.
Branch Manager PT Dharma Lautan Utama, Makassar Budiono, mengatakan, untuk periode mudik dan liburan sekolah, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan kantor pusat. Tujuannya untuk memastikan kelancaran dan keselamatan saat angkutan lebaran yang bersamaan dengan liburan sekolah.
DLU Makassar menyiapkan tiga rute layanan yakni Makassar-Surabaya, Makassar- Balikpapan dan Makassar- Baubau.
“Dalam sepekan bisa tiga sampai empat kali pelayaran,” ujarnya di acara Buka Puasa bersama DLU Makassar bersama anak yatim di Hotel Gammara Makassar, Senin (13/05/19).
Kesiapan tersebut untuk mendukung incaran penambahan penumpang yang diprediksi mengalami kenaikan hingga 4.000 orang. Estimasi ini diuntungkan oleh harga tiket pesawat yang mengalami kenaikan.
“Sepanjang periode mudik di tahun lalu total penumpang yang kami angkut sebanyak 20.000 orang. Saat ini ada sedikit kenaikan tarif. Ini demi mengurai agar masyarakat tidak mudik bersamaan di H-15,” tuturnya.
Persiapan secara nasional, total armada yang disiapkan DLU sebanyak 38 Armada. Kemudian melayani 25 Lintas penyeberangan dan 13 lintas panjang. Rute yang dilayani pada masa angkutan Lebaran tahun 2019 meliputi lintas penyeberangan yakni 10 lintasan ( 2 lintasan perintis ), Lintas Laut sebanyak 46 lintasan.
Sedangkan kapasitas angkut penumpang yang dipersiapkan, jika tahun 2018 lalu sebanyak 205.800 pax, tahun 2019 ini diangka 230.100 pax. Terdapat kenaikan kapasitas angkut 15%.
“Demi memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang dan pemudik dengan dapat melakukan pemesanan dan pembelian tiket secara PP (Pergi Pulang) langsung dengan Sistem penjualan tiket penumpang dan kendaraan, menggunakan E-Ticket,” imbau Budiono.
Budiono menambahkan, untuk kenyamanan para pemudik, kami sudah menyediakan layanan Cek In Mandiri (Self Check In) di area terminal penumpang, sehingga tidak perlu terlalu banyak antrean.
“Mengenai kapasitas angkut kapal, saat ini PT. Dharma Lautan Utama telah mengajukan dispensasi penumpang ke Kementerian Perhubungan, dengan penambahan kapasitas angkut mencapai 30-50% diimbangi dengan penambahan alat keselamatan diatas kapal,” pungkasnya. (hry).




