MAKASSAR, UPEKS.co.id–Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (FKIJK Sulselbar) menghelat buka puasa bersama di Hotel Singgasana Makassar
Jl. Kajaolalido No. 16 Makassar, Senin (27/05/19).
Pada acara ini hadir juga pengurus Pesantren Hidayatullah Gowa dan anak yatim dari panti asuhan Raodatul Jannah yang sengaja diundang untuk berbuka puasa bersama.
“Adik-adik kita undang untuk bersilaturahmi dengan kita semua sebagai bentuk persaudaraan dan kepedulian kepada sesama,” kata Zulmi, Ketua FKIJK Sulselbar.
Zulmi menyampaikan, FKIJK Sulselbar merupakan forum komunikasi industri jasa keuangan yang keanggotaannya meliputi Otoritas Jasa Keuangan dan seluruh lembaga jasa keuangan, baik perbankan, pasar modal, maupun industri Keuangan non bank (IKNB) yang berjumlah 249 lembaga jasa keuangan, dengan total
kantor : 1.936 kantor dan jumlah pegawai sekitar 10.500 orang.
“Acara buka puasa bersama ini merupakan rangkaian kegiatan FKIJK Sulselbar selama 2019 yang memfokuskan pada pengembangan kegiatan bersama antar lembaga jasa keuangan di bidang literasi dan akses keuangan, olahraga, seni, pendidikan, kerohanian, maupun kegiatan sosial,” tuturnya.
April lalu, FKIJK telah berpartisipasi dalam kegiatan Donor Darah Massal FKIJK dengan realisasi mencapai 619 kantung darah melebihi realisasi tahun lalu.
Selain itu, pada tanggal 16 Mei lalu, industri jasa keuangan baik melalui FKIJK, maupun secara masing-masing, kembali berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Murah Prov. Sulsel 2019 dengan total paket subsidi sembako sebanyak 4.600 paket atau senilai Rp370 juta peruntukkan kepada masyarakat pra sejahtera.
“Ke depan, pada bulan Juli-Agustus akan diselenggarakan PORSENI FKIJK yang diharapkan dapat diikuti oleh keluarga besar FKIJK Sulselbar dan juga program lainnya yang akan melibatkan segenap anggota FKIJK Sulselbar,” sebut kepala OJK Sulampua ini.
Zulmi berharap dengan rutinitas pertemuan FKIJK bisa menguatkan kekompakan yang orientasi akhirnya kinerja
industri jasa keuangan di Sulselbar dapat tumbuh jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahunnya sebelumnya dan terus berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian, sosial dan inklusi keuangan daerah. (hry).




