ANEKA

BI Hadirkan Penukaran Uang di 85 Titik


PENUKARAN. Pembukaan dan penukaran perdana uang rupiah pecahan kecil dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang dihadiri Gubernur Sulsel,Nurdin Abdullah, Jumat (10/05/19). Ist.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Demi kenyamanan beribadah umat muslim, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel tidak hanya menyiapkan uang kartal sebanyak Rp5,66 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan idulfitri, namun juga menambah lokasi penukaran uang tahun ini.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulsel, Bambang Kusmiarso menjelaskan, untuk menunjang layanan penukaran uang tersebut, BI bekerja sama dengan 33 bank umum untuk melaksanakan penukaran di 85 titik, atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 28 bank dan 54 titik.

“Kami juga kerja sama dengan sebanyak 7 BPR untuk melaksanakan penukaran di 7 titik. Layanan penukaran melalui mobil kas keliling Bank Indonesia dan perbankan di 20 instansi,” jelas Bambang dalam sambutannya pada pembukaan dan penukaran perdana uang rupiah pecahan kecil dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang akan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan Bp Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, Jumat (10/05/19).

Kata Bambang, tempat layanan penukaran baru di pusat keramaian, yakni Pusat Perbelanjaan maupun di pasar modern dan tradisional di sebanyak 11 titik, Layanan penukaran di 6 minimarket.

Hosting Unlimited Indonesia

Layanan penukaran di Lapangan Karebosi mulai tanggal 13 sampai dengan 29 Mei 2019 yang bekerja sama dengan 28 Bank Umum. Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal yang cenderung meningkat di bulan Ramadaan dan Idul Fitri 2019, Bank Indonesia telah menyediakan uang kartal di wilayah Sulawesi Selatan yang sangat mencukupi sebanyak 5,66 triliun, atau diatas realisasi tahun 2018 yang sebesar Rp4,07 triliun.

“Demi keamanan dan kenyamanan, kami mengharapkan masyarakat agar tidak membawa uang tunai dalam jumlah yang besar karena perbankan telah menyediakan ATM di berbagai tempat,” imbaunya.

Sementara, Nurdin Abdullah mengatakan, salah satu tradisi masyarakat di Bulan Ramadan menyambut Hari Raya Idul Fitri adalah dengan melakukan penukaran pecahan uang baru untuk dibagi-bagikan kepada sanak keluarga.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan seluruh perbankan di Sulawesi Selatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil.

Kegiatan ini merupakan hal yang sangat membantu masyarakat untuk tidak melakukan penukaran uang dari para calo yang dapat merugikan masyarakat.

“Ini sudah disiapkan layanannya, ini mau uang besar atau uang kecil, jangan lagi kita ke calo, karena uang ini menjadi kebutuhan. Biasalah ini menjadi tradisi ke anak-anak kita untuk membagi-bagikan uang,” sebutnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat dan ASN untuk menukarkan langsung uangnya di lembaga perbankan atau mendatangi fasilitas mobil tukar-menukar uang keliling bank.

“Mudah-mudahan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan uang pecahan baru,” ucapnya. (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top