MAKASSAR CITY

Tiga Hari Bersama Telkomsel Pamasuka di Bali

SEKITAR 60 jurnalis Makassar ke Denpasar, Bali. Mereka dibawa oleh Telkomsel area Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka).

Hal itu dilakukan untuk mengapresiasi para wartawan dengan menggelar Media Gathering 2019, dengan mengusung tema “Leading Digital Transformation Through Solid Collaboration”.

Media Gathering 2019 ini berlangsung selama tiga hari mulai 4 hingga 6 April 2019.

Rombongan dari Makassar, Sulawesi Selatan sebanyak 12 orang yang ikut dan berangkat di kloter kedua pada Kamis, (4/4/19) pukul 05:40 WITA di Bandara Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Sulsel.

Pada saat di Pesawat, saya duduk di dekat jendela menikmati indahnya perjalanan sembari menunggu matahari mulai terbit. Tak lupa dengan mengambil gambar yang sebaik mungkin untuk di posting Instagram story. Selama perjalanan pun saya tidur kurang lebih 30 menit, pukul 07:10 WITA rombongan teman-teman Jurnalis Makassar tiba di Bandara Udara Internasional Ngurah Rai Bali, Denpasar.

Lalu, melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus bersama rombongan jurnalis Makassar. Saya duduk di samping jendela bus sembari menikmati Bali di pagi hari, rasa lapar pun hilang walaupun sudah sangat lelah dan ngantuk.

Namun sebelum ke hotel, kami singgah sarapan di rumah makan tunjuk-tunjuk yang sangat berbeda dengan di Makassar. Kami dilayani dengan tiga orang, ada yang mengambilkan nasi, lauk dan menghitung makanan apa yang telah diambil.

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Hotel Citadines yang terletak di pusat kota Bali depan Pantai Kuta. Saat sampai di hotel, kami hanya menyimpan koper dan tas, lalu istirahat di Sturbucks Beacwalk Bali.

Sekitar pukul 12.05 WITA kami makan siang di Ayam Betutu khas Bali dan ini wajib di makan kalau lagi di Bali. Kemudian, kami melanjutkan touring di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park dan juga ke Dreamland.

Malam harinya, rombongan melakukan Gala Dinner di Klapa Resort untuk melepas penat seharian setelah touring dibeberapa tempat yang ada di Bali.

Kegiatan malam itu sangat mengesankan, mulai dari presscon, bermain kuis, undian doorprize hingga menyanyi bersama para petinggi dari Telkomsel. Rasa lelah dan ngantuk pun seketika hilang, kami merasa keakraban begitu sangat terasa tak ada jarak diantara kami dengan bersenang-senang.

Executive Vice President Area Pamasuka, Ronny Arnaz mengatakan, kegiatan ini untuk membangun silaturahmi bersama dengan wartawan, dan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kegiatan ini setiap tahun rutin kami laksanakan untuk tetap membangun silaturahmi dengan wartawan,”katanya.

Dikatakannya, media saat ini sudah banyak membantu dalam menjaga image dan reputasi perusahaan melalui penyampaian informasi yang diterbitkan baik cetak maupun online, Telkomsel area Pamasuka.

Maka dari itu, ia menggelar Media Gathering 2019 Telkomsel untuk Area Pamasuka.

Tak hanya itu, media gathering ini juga sebagai moment yang tepat untuk menunjukan Coverage jaringan 4G yang  telah mengcover daerah-daerah di wilayah Indonesia.

“Ini juga slah satu kegembiraan buat saya, karena melalui kegiatan ini kita dapat bersilaturahmi dan memberikan update kepada media mengenai perjalanan mulai dari tahun 2018 dan inovasi 2019 ini,”ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, di tahun ini Indonesia akan melakukan event demokrasi Nasional Pemilu 17 April yakni Pileg dan Pilpres.

Meskipun tidak ada kontrak khusus dalam penyediaan sarana komunikasi saat Pemilu 2019, Telkomsel tetap menjamin kenyamanan komunikasi.

Bahkan, pihaknya sudah melakukan kick off Siaga Pemilu, bersama Telkom Group beberapa waktu lalu.

“Pemilu nasional merupakan event besar nasional yang harus di secure Telkomsel. Secara khusus kami terus melakukan pengecekan kondisi network di seluruh KPUD, Panwaslu, dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu,”tuturnya.

Saat ini, di area Pamasuka, hasilnya sebagian besar sudah menggunakan teknologi 4G. Meskipun demikian, didapati masih ada dua lokasi yang menggunakan teknologi 3G. Bahkan di Nduga Papua, masih menggunakan teknologi 2G.

“Kondisi yang harus kami pastikan, BTS tidak boleh down saat kick off Pemilu berlangsung. Itu merupakan hal wajib sampai H+7 Pemilu 2019,”cetusnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Hari Kedua

Hari kedua, pukul 07:00 WITA rombongan sudah berkumpul di depan hotel untuk dibagikan setiap tim atau kelompok saat touring mengunjungi beberapa destinasi dengan menggunakan mobil jeep. Destinasi pertama adalah ke Pura Taman Ayun, jejeran mobil jeep siap mengantar 60 peserta menuju Pura Taman Ayun.

Saat diperjalanan, terik matahari pagi langsung mengenai wajah kami, rasa ngantuk saat di perjalanan pun tak bisa tertahankan, dengan merebahkan kepala dan memakai kacamata lalu tidur sebentar adalah moment waktu yang tepat untuk istirahat sebelum sampai ditujuan.

Saat sampai dilokasi, menyusun gebogan buah Bali adalah tugas pertama dari setiap tim. Ini untuk menguji bagaimana tingkat pengetahuan setiap tim dalam menyusun gebongan buah Bali dengan baik dan benar.

Di timku dengan beranggotakan sembilan orang kami berupaya menyusun gebongan buah Bali, walaupun kami berbeda-beda daerah tapi kami tetap kompak. Usai lomba, kami pun di ajak mengelilingi Pura Taman Ayu sambil mengabadikan foto bersama.

Selanjutnya, mobil jeep meluncur ke obyek wisata Sangeh. Sontak kami merapatkan barisan, memaksakan mendapat foto di dekat para monyet, diiringi dengan rasa gemetar. Ada yang dapat beberapa foto, ada yang tidak berani untuk berdekat foto terutama saya. Rasa takut yang selalu ingin mendekat denganku membuatku takut ingin berfoto.

Destinasi selanjutnya di Jatiluwih, ditempat ini kami menikmati sawah-sawah yang lumayan dingin nan adem. Tim berlomba-lomba memasang orang-orangan sawah semenarik mungkin.

Kemudian, kami diarahkan lagi untuk makan siang. Selama satu jam sampai di rumah makan santap siang, diperjalanan kami ditemani hujan yang sangat deras. Namun, itu tidak mengurungkan niat kami untuk melakukan touring di tempat-tempat yang lain.

Setelah makan, kami pindah dan naik bus menuju pusat perbelanjaan Joger karena mobil jeep hanya sampai disitu saja. Joger adalah pusat ole-ole yang kerap orang ingin datangi setiap ke Bali.

Di Joger, saya datang untuk kedua kalinya jadi tak belanja banyak. Barang barunya menurutku tak ada, jadi saya urungkan niatku untuk memborong.

Perjalanan selanjutnya menuju Jimbaran Bali,  sore itu saya berharap sampai disana masih ada sunset trip di Jimbaran. Namun saat sampai di Jimbaran, sore kini sudah berganti menjadi malam dengan kerlip bintang-bintang sembari makan malam di Jimbaran. Menikmati sejuknya malam di pinggir pantai yang cukup gelap hanya dengan sebuah lilin menjadi penerang saat makan bersama rombongan.

Hari Ketiga

Hari ketiga, sudah waktunya untuk pulang bersama rombongan. Rasanya masih ingin tetap di Bali dan tidak mau balik ke Makassar. Walaupun ini kali kedua ke Bali tapi rasa bosan tetap disini pun tak ada, rasanya ingin disini selama beberapa hari lagi.

Sebelum kembali, dalam perjalanan kami singgah di toko ole-ole Krisna. Di toko ini, berbagai macam ole-ole khas Bali bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.

Saat sampai dilokasi pusat perbelanjaan, terlihat para rombongan semuanya sibuk. Ada yang menelpon keluarga, teman bahkan pacar untuk dibelikan ole-ole khas Bali.

Tak ingin ketinggalan, saya juga membelikan sanak keluarga yang ada di Makassar dengan membeli beberapa daster, tas, gantungan kunci dan pie susu khas Bali.

Setelah puas belanja ole-ole, kami melakukan packing dan siap-siap menuju Bandara untuk kembali ke Makassar.

Manager Corporate Communication Telkomsel Area Pamasuka, Rina Dwi Novianti, berharap event yang diikuti sekitar 60 jurnalis di daerah Pamasuka dengan ini menjadi salah satu apresiasi terbaik kepada media serta menjadi moment silaturahmi bersama sesama jurnalis dan Telkomsel.

“Mari kita manfaatkan grup agar komunikasi tidak putus, kita juga berharap bisa bertemu lagi entah di acara yang sama atau misalkan berkunjung ke daerah lain. Kita makin dekat, makin akrab, karena kontribusi yang teman-teman berikan itu yang menjadi rujukan kami untuk melakukan kegiatan ini,”pungkasnya. (Penulis: Mita)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top