SINJAI, UPEKS.co.id—Guna mengembangkan program keagamaan sesuai nama Kabupaten Sinjai, “Bumi Panrita Kitta”. Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai menggelar pelatihan Qari dan Qari’ah yang dibuka langsung Wakil
Bupati Sinjai Hj.Andi Kartini Ottong, di Wisma Hawai, Kecamatan Sinjai Utara, beberapa waktu lalu.
Hadir dalam acara tersebut Sekertaris Daerah, Drs. Akbar M,Si, Kepala Kantor Kementeriaan Agama, para Asisten, para Staf Ahli, para Kepala OPD, para Kabag, para Camat, dan beberapa Narasumber.
Ketua Panitia, Muhammad Riza dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan Qari dan Qari’ah bertujuan untuk memberikan pembekalan, bimbingan serta memantapkan kompetensi peserta dalam mengikuti STQH tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019.
“Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari serta diikuti oleh cabang tilawah anak-anak, cabang tilawah dewasa, hafidz/hafidzah 1,5,10,20,30, jus dan mufassir,” ujarnya
Sementara, Wabup Hj.Andi Kartini Ottong menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan Qari dan Qari’ah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada qari dan qari’ah yang akan mewakili kabupaten sinjai pada pelaksanaan STQH tingkat provinsi sulawesi-selatan.
“Oleh karena itu saya mengharapkan kepada peserta pelatihan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan penuh semangat, agar nanti benar-benar bisa tampil dan berkompetisi serta memberikan hasil yang terbaik bagi daerah kabupaten Sinjai,” jelasnya.
Andi Kartini juga mengatakan bahwa pembangunan dibidang keagamaan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah Kabupaten Sinjai tahun 2018-2023 dan pemerintah daerah berkomitmen untuk melaksanakan dan mencetak tahfidz/penghafal al-quran.
Selain itu memberikan bantuan kepada pondok pesantren dan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan penyelengara kegamaan, yang tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dan kecintaan masyarakat kepada Al-Quran,” terangnya. (egy)




