MAKASSAR,UPEKS.co.id—Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan (PWNU Sulsel) melaksanakan Workshop Nasional, acara tersebut para pemateri banyak mengulas tentang pentingnya memahami tentang Moderasi Islam dalam konteks ke-Indonesiaan, Minggu (3/3).
Ketua PWNU Sulsel, Dr KH Hamzah Harun Al Rasyid MA mengatakan, NU bukan hanya organisasi keagamaan tapi juga organisasi pemikiran yg mengambil jalan tengah dengan istilah islam moderat. “Islam di Indonesia dikenal dengan. Islam moderat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dr Hj Yuspiani M Pd mengungkapkan, Islam Moderat merupakan perpaduan antara pembaruan Islam, mainstream Islam Indonesia.
Maka dari itu, tambahnya, Islam moderat yang ditampilkan oleh NU sebagai benteng terakhir moderasi Islam. “NU sebagai penjaga gawang moderasi Islam,” sebutnya.
Menurutnya, peran Indonesia sebagai pelopor dunia Islam itu menjadi kenyataan dan terdapat beberapa strategi untuk membuat kemajuan, diantaranya para pemikir Islam Indonesia harus membangun pemikiran inovatif- konstruktif.
“Masyarakat Muslim Indonesia harus membudayakan tindakan kreatif-produktif, pemerintah dan para pemimpin harus berusaha menciptakan kebijakan strategis-transformatif,” tutupnya. (rls).




